Inovasi Kuliner Pelajar SMK Solo: Pie Tempe hingga Bakpao Rendang

  • 19 Jul 2026 12:19 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Di tengah derasnya arus kuliner kekinian dari mancanegara, pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Surakarta justru tampil menggebrak dengan inovasi rasa Nusantara. Mereka sukses membuktikan bahwa kearifan lokal bisa disulap menjadi produk kuliner bernilai jual tinggi.

Kisah inspiratif ini lahir dari tangan kreatif para siswa yang berani mendobrak pakem di pameran Solo Champions and Impact Festival (SCIF) 2026 di Atrium Solo Square Mall, Minggu, 12 Juli 2026.

Salah satu inovasi menarik datang dari Carissa Freya Suryaningrum, siswi kelas 12 jurusan kuliner SMK Sahid Surakarta.

Bersama dua rekan satu timnya, ia menciptakan kue pie yang adonannya menggunakan bahan dasar tepung tempe. Inovasi ini tidak hanya menghasilkan camilan penutup (dessert) yang kaya akan protein, tetapi juga menawarkan varian rasa tradisional yang sangat tidak biasa.

Alih-alih menggunakan isian manis pada umumnya, tim Carissa mengisi pie tempe tersebut dengan aneka rasa lokal seperti jamu beras kencur, semar mendem, hingga ubi ungu brulee.

Ia mengaku ingin mengangkat derajat makanan dan minuman tradisional agar bisa bersaing di pasaran. Melalui dua kali uji coba resep, kreasi unik tersebut akhirnya disempurnakan dan siap dinikmati oleh masyarakat luas.

"Karena kalau cuman rasa coklat, cookies and cream udah banyak. Jadi kita mau kasih tahu ke orang-orang kalau jamu beras kencur, semar mendem itu nggak cuma bisa dinikmati kayak gitu aja. Bisa diinovasikan jadi dessert yang bisa naik kelas," ujar Carissa, Minggu, 19 Juli 2026.

Terbukti, pada peluncuran perdananya, inovasi pie berbahan tempe ini berhasil meraup omzet hingga Rp3,5 juta hanya dalam kurun waktu empat hari. Ke depan, Carissa bertekad untuk menawarkan produk tersebut ke berbagai pusat perbelanjaan agar bisa menjadi alternatif oleh-oleh khas Surakarta.

Semangat kewirausahaan yang luar biasa ini rupanya juga menular pada pelajar dari sekolah lainnya. Joveline Dorothy Simangusong, siswi dari SMK Negeri 7 Surakarta, turut mencuri perhatian pengunjung pameran lewat kreasi Bakpao Nusantara.

Ia secara berani menyajikan bakpao beradonan merah yang diisi dengan olahan daging rendang. Inovasi seharga Rp9.000 per buah ini sukses menjadi primadona, terutama bagi pengunjung yang ingin mencari sensasi lauk kebanggaan Indonesia di dalam balutan roti kukus.

"Sebelumnya di Solo belum pernah ada bakpao isian rendang. Alhamdulillah laris manis, banyak yang minat terutama orang tua yang merasa nostalgia, apalagi isinya rendang yang familiar dengan orang Indonesia," katanya. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....