Operasi SAR Tasgunting Ditutup, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Dunia
- 31 Mar 2026 18:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Operasi pencarian besar-besaran terhadap seorang anak berinisial FKN (8) yang dikabarkan hilang sejak Minggu dini hari di Desa Nangsri, Kebakkramat, akhirnya membuahkan hasil. Tim SAR Gabungan berhasil menemukan penyintas dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa 31 Maret 2026 siang, di aliran irigasi Dam Colo Timur.
Kejadian memilukan ini bermula ketika korban diketahui keluar rumah tanpa pamit pada pukul 02.00 WIB dini hari. Berdasarkan rekaman CCTV, korban terlihat berjalan ke arah timur menuju sungai yang berjarak sekitar 280 meter dari pemukiman.
Setelah upaya pencarian mandiri oleh warga nihil, operasi SAR gabungan secara resmi diterjunkan untuk menyisir aliran air dan tumpukan sampah di sepanjang saluran irigasi.
Kalakhar BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengungkapkan jasad korban ditemukan tepat pada pukul 12.15 WIB di titik Siphon Malangsari. Lokasi penemuan tersebut berada sekitar 3,1 kilometer dari titik terakhir korban terlihat atau point last seen.
“Tadi pukul 12.15 telah ditemukannya atas nama Mas Ais di mana di aliran Sungai Dam Solo. Dan ini adalah hari yang ketiga pencarian tapi sesuai dengan SOP Basarnas adalah hari yang kedua operasi,” ujar Hendro Prayitno, Selasa 31 Maret 2026.
Setelah ditemukan, tim evakuasi langsung membawa jenazah korban ke RSUD Kabupaten Karanganyar untuk proses pembersihan dan pemulasaran jenazah. Hendro menjelaskan pihak Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama jajaran Forkopimcam dan Basarnas telah menyerahkan kabar duka tersebut secara resmi kepada pihak keluarga korban.
“Alhamdulillah sudah ditemukan, kemudian survivor kita bawa ke RSUD Kabupaten Karanganyar untuk dibersihkan, dimandikan, dilakukan pemulasaran jenazah di sana. Kami bersama Forkopimcam dan Basarnas menyerahkan kabar tersebut kepada pihak keluarga,” ucapnya.
Selama proses pencarian, tim gabungan yang terbagi dalam 4 SRU melakukan penyisiran intensif mulai dari area persawahan hingga pembongkaran tumpukan sampah di beberapa titik penyaringan air atau siphon. Dengan ditemukannya korban pada hari kedua operasi resmi ini, Posko Induk Operasi SAR di Tasgunting dinyatakan resmi ditutup.
“Itu update perkembangan sampai hari ini dan pos SAR dinyatakan ditutup sampai siang tadi. Terima kasih atas doa semuanya, semoga kita semua diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” ujar Hendro.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....