Kemenag Surakarta Luncurkan Program Wakaf Uang di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo

  • 12 Mar 2026 11:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surakarta meluncurkan program wakaf uang di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri ratusan pegawai Kemenag Kota Surakarta mulai dari unsur Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga Kantor Urusan Agama (KUA).

Peluncuran program tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan buka puasa bersama di kawasan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kemenag Surakarta untuk menggerakkan potensi wakaf di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Hafsun mengatakan, wakaf uang merupakan salah satu instrumen filantropi Islam yang dapat dimanfaatkan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Menurutnya, wakaf uang juga memiliki manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Persoalan sosial kita masih banyak. Kita sebagai bagian dari umat tentu harus mengambil peran menjadi bagian dari solusi. Salah satunya selain zakat adalah wakaf, termasuk wakaf uang, yang manfaatnya bisa berkelanjutan,” kata Ulin.

Sementara itu, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kemenag Surakarta, Arif Ansori menjelaskan, dana wakaf uang yang dihimpun nantinya akan dikelola melalui lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang sebelum disalurkan kepada penerima manfaat. Pengelolaan tersebut dilakukan agar dana wakaf dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Wakaf uang itu dari wakif yang berwakaf uang, kemudian dananya ditampung di lembaga keuangan syariah penerima wakaf uang, setelah itu diserahkan kepada Badan Wakaf Indonesia untuk dikelola, dan dari pengelolaannya nanti ditasarufkan kepada pihak yang menerima manfaat wakaf,” jelas Arif.

Melalui program ini, Kementerian Agama Kota Surakarta berharap wakaf uang dapat menjadi gerakan bersama dalam mendukung berbagai program kemaslahatan masyarakat. Diantaranya untuk bidang pendidikan, layanan kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi umat. (Ryan Assyidiqi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....