Bulan Dana PMI Karanganyar 2026 Resmi Dilaunching, Targetkan Perolehan 1,9 Miliar

  • 04 Agt 2026 21:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar secara resmi memulai penggalangan Bulan Dana PMI Tahun 2026 melalui acara peluncuran yang digelar di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa 4 Agustus 2026. Pada penggalangan tahun ini, PMI Karanganyar mematok target perolehan sebesar Rp1,927 miliar.

Ketua PMI Kabupaten Karanganyar, Dwi Cahyono, menyampaikan target tersebut dialokasikan untuk membiayai operasional pelayanan sosial, kesiapsiagaan bencana, hingga penyediaan serta perawatan darah medis.

"Kegiatan tahun ini kita mentargetkan sebesar Rp1.927.100.000. Tentu akan kita gunakan untuk kegiatan pelayanan sosial, kebencanaan, termasuk kemarin bersama BPBD dan Baznas memberikan bantuan korban kebakaran," ujar Dwi Cahyono.

Dwi menjelaskan, potensi perolehan terbesar bersumber dari iuran per RT sebesar Rp150 ribu yang tersebar di 6.504 RT se-Kabupaten Karanganyar, di samping kontribusi dari ASN, TNI, Polri, BUMD, serta iuran sukarela pelajar. Ia juga mengapresiasi Kecamatan Kerjo yang berhasil melunasi target sebelum peluncuran resmi.

"Kami sampaikan sekali lagi sukarela dan tidak memaksa. Namun, kami perlu sampaikan bahwa tanggal 2 Agustus kemarin Kecamatan Kerjo sudah lunas. Tahun 2025 di tanggal 8 Agustus baru lunas, tahun 2026 ini tanggal 2 Agustus sudah dilunasi," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana, yang hadir mewakili Bupati Karanganyar untuk membuka secara resmi kegiatan tersebut, mengapresiasi tingginya kepedulian sosial masyarakat Karanganyar dalam mendukung tugas-tugas kemanusiaan.

"Saya merasa bangga sebagai warga Karanganyar, ternyata kepedulian masyarakat Karanganyar itu luar biasa. Gotong royong ini menjadi wujud nyata untuk ngenteng-ngentengi warga masyarakat kita yang terkena musibah," ucao Adhe.

Adhe meminta seluruh elemen pemerintah kecamatan, BUMD, hingga ASN untuk mengawal pelaksanaan Bulan Dana PMI selama tiga bulan ke depan secara transparan dan akuntabel.

"Saya berharap teman-teman semuanya untuk bisa memastikan seluruh ASN, masyarakat, BUMN, dan BUMD untuk sesarengan berpartisipasi. Kita harus berhati-hati juga agar peruntukan dana kemanusiaan ini benar-benar kembali untuk membantu masyarakat," ujar Wabup Karanganyar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....