Hilang 5 Hari, Nenek Asal Kedawung Sragen Ditemukan MD di Sungai

  • 11 Mar 2026 14:58 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN - Seorang nenek berumur 77 tahun asal Kecamatan Kedawung, Sragen, menghilang sejak Sabtu 7 maret 2026 malam. Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, nenek bernama Suminem warga Dukuh Pakel RT 042, Desa Karangpelem akhirnya ditemukan di sungai dalam kondisi meninggal dunia, Rabu 11 Maret pagi.

"Sudah ditemukan hari ini kurang lebih jam 09.00 WIB," ucap Kepala BPBD Kabupaten Sragen R. Triyono Putro.

Triyono Putro, mengatakan ada 150 personel tim SAR gabungan bersama dengan Basarnas melakukan pencarian terus di sepanjang sungai. Dia mengatakan Operasi Pencarian resmi dibuka sejak Senin 9 Maret.

"Kami yakin dan membuka operasi pencarian orang di sungai karena sebelumnya ditemukan payung di sungai. Setelah dikroscek ke keluarga, ternyata benar payung tersebut milik korban. Atas dasar itulah, tim SAR menyusuri sungai untuk mencari korban. Saat meninggalkan rumah, situasi hujan lebat," kata dia.

Sungainya sebenarnya kecil tetapi merupakan anak Sungai Jembangan yang alirannya besar. Dia mengatakan tim gabungan sudah menyusuri sepanjang 2 km tetapi belum ditemukan.

Operasi dilanjutkan hari Rabu ini. Sekitar pukul 08.30 ada masyarakat yang mengetahui tanda-tanda keberadaan survivor dan dilaporkan ke posko.

"Pukul 09.30 berhasil kita evakuasi dan jenazah dibawa ke RSUD Sragen untuk dilakukan visum. Operasi SAR kita tutup masing-masing personil dikembalikan ke kesatuan," ujarnya.

Kapolsek Kedawung AKP Suyana membenarkan nenek Suminem yang dinyatakan hilang sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar 3 kilometer dari lokasi diduga terjatuh. "Sudah ditemukan dan langsung dievakuasi," ucapnya.

Adapun kronologi hilangnya Nenek Suminem, Kapolsek menjelaskan perempuan tua itu diduga sudah pikun dan meninggalkan rumah dengan memakai pakaian gamis warna hitam motif bunga, jilbab warna gelap, membawa payung warna silver, membawa senter, dan memakai sendal jepit warna kuning.

"Nenek-nenek meninggalkan rumah sejak Sabtu (7/3/2026) pukul 20.30 WIB. Setelah pulang dari salat tarawih, kondisi hujan deras korban berpamitan untuk ke rumah kakaknya di Dukuh Sepandan RT 006, Desa Karangpelem, dengan jalan kaki. Jarak rumah dengan rumah kakanya sekitar 100 meter," kata dia.

Suyana mengatakan pada Minggu (8/3/2026) ternyata belum pulang. Keluarganya sudah mencari kemana-mana tetapi tidak menemukan. Anak korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Kedawung, Sragen. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....