Wali Kota Dorong Program SPPG Belanja di Pasar Tradisional Solo
- 10 Mar 2026 12:51 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mendorong program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berbelanja bahan pangan di pasar tradisional. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan transaksi pedagang sekaligus menjaga stabilitas ekonomi pasar rakyat.
Wali Kota Surakarta, Respati mengatakan perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada pasar induk, tetapi juga pasar tingkat kedua dan ketiga. Menurutnya pasar seperti Pasar Nusukan tetap menjadi tempat belanja utama masyarakat sekitar.
“Yang menjadi perhatian saya mungkin hari ini banyak perhatian di pasar induk. Tetapi yang tidak kalah penting adalah pasar kedua, pasar ketiga seperti Nusukan yang masih banyak pedagang kecil dan ibu rumah tangga belanjanya di sini,” kata Respati saat meninjau Pasar Nusukan, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menilai harga bahan pokok di pasar tradisional saat ini relatif stabil. Namun pemerintah perlu mendorong daya beli masyarakat agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.
“Untuk harga tadi stabil, cuma daya beli yang perlu kita picu agar masyarakat beli di pasar” ujarnya.
Respati menjelaskan pemerintah kota tengah menyiapkan kebijakan agar program SPPG dapat berbelanja langsung di pasar sekitar. Dengan begitu rantai distribusi tetap terjaga dan pedagang pasar mendapat manfaat.
“Ini kita akan membuat program SPPG belanja ke pasar dengan teritori sekitar,” ucapnya.
Sementara itu pedagang beras di Pasar Nusukan, Bagus, mengatakan pasokan beberapa komoditas masih relatif tersedia menjelang Lebaran. Ia menilai harga beras memang mengalami sedikit kenaikan, tetapi masih dalam batas wajar.
“Yang kemarin beras medium sekitar dua belas ribu delapan ratus, sekarang sekitar tiga belas ribu dua ratus,” kata Bagus.
Menurutnya beras premium dan beras program SPHP masih menjadi pilihan utama masyarakat. Harga kedua jenis beras tersebut juga relatif stabil di pasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....