Wali Kota Surakarta Dorong Masjid Jadi Pusat Solusi bagi Masyarakat
- 08 Mar 2026 15:00 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Solo - Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mendorong pengurus masjid menghadirkan berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan dalam Seminar Kemasjidan bertema Strategi Memakmurkan Masjid di Masjid Raya Fatimah, Minggu, 8 Maret 2026.
Respati menilai selama ini fungsi masjid di banyak tempat masih terbatas sebagai tempat ibadah. Padahal, masjid seharusnya dapat berperan lebih luas sebagai pusat aktivitas sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Ia mengatakan masjid dapat menghadirkan berbagai program yang menyentuh kebutuhan warga. Di antaranya informasi lowongan pekerjaan, kegiatan pendidikan, hingga layanan kesehatan masyarakat.
“Sejak zaman Rasulullah, masjid itu seharusnya menjadi pusat kegiatan ekonomi, pendidikan dan lain-lain. Tapi saat ini kita memang hanya untuk salat dan mengaji saja,” kata Respati.
Menurutnya, aktivasi kegiatan masjid jauh lebih penting dibanding sekadar pembangunan fisik. Program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat diyakini dapat menarik lebih banyak warga untuk datang ke masjid.
Sementara itu, Project Leader Masjid Indonesia Bangkit (MIB) Winardi mengatakan seminar ini menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masjid di tengah masyarakat. Ia menilai banyak masjid yang masih dikelola secara sederhana sehingga dampaknya belum maksimal.
Winardi menyebut melalui gerakan MIB, para pengurus masjid akan dibekali berbagai kemampuan manajerial. Hal ini diharapkan membuat masjid mampu menjalankan berbagai program yang bermanfaat bagi jamaah.
“Masjid selama ini sering hanya digunakan untuk ritual salat saja. Padahal di zaman Nabi, masjid juga menjadi pusat ekonomi, pemerintahan dan aktivitas masyarakat,” ujarnya. (Ryan Assyidiqi)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....