Kampus Swasta Solo Raya Buka Pendaftaran Dini Gaet Mahasiswa
- 05 Mar 2026 10:12 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Perguruan tinggi swasta di wilayah Solo Raya mulai menggencarkan strategi promosi kreatif untuk menjaring mahasiswa baru di tengah persaingan yang kian kompetitif. Sejumlah kampus kini memilih membuka pendaftaran lebih awal melalui "Gelombang Dini" guna memberikan kepastian bagi calon mahasiswa sebelum seleksi perguruan tinggi negeri dimulai. Strategi ini dibarengi dengan inovasi layanan pendidikan yang menyesuaikan kebutuhan generasi Z.
Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta, misalnya, telah membuka pintu pendaftaran sejak awal Januari lalu. Kepala Humas Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UTP, Fatkhul Imron mengatakan, selain turun langsung ke sekolah-sekolah melalui program UTP Goes to School, kampus ini juga aktif memperkuat eksistensi di ranah digital melalui konten YouTube dan podcast. Tidak hanya menyasar lulusan baru, UTP juga menawarkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang memungkinkan pengalaman kerja dikonversi menjadi Satuan Kredit Semester (SKS) untuk mempercepat masa studi.
"Pendaftaran kita buka sejak 2 Januari untuk Gelombang Dini hingga Maret nanti. Antusiasmenya cukup bagus, sudah ada sekitar 150 data yang masuk. Kami juga menawarkan program RPL yang bisa mengonversi pengalaman kerja, seperti penyiar atau pelatih olahraga, sehingga lulus bisa lebih cepat, minimal tiga semester," ujar Fatkhul Imron, saat dihubungi rri.co.id, Kamis, 5 Maret 2026.
Selain jalur reguler, kampus-kampus swasta juga menyediakan berbagai skema beasiswa unik untuk menarik minat pendaftar. UTP sendiri menyiapkan jalur khusus bagi kreator konten, aktivis OSIS melalui jalur leadership, hingga beasiswa tahfiz Al-Qur'an. Sinergi dengan pemerintah juga dilakukan melalui penyediaan kuota beasiswa untuk putra-putri petani sawit dari Kementerian Pertanian serta beasiswa bantuan biaya guru.
Langkah serupa juga dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta yang telah memulai gelombang pertama pendaftaran sejak November tahun lalu. Ketua Biro PMB UMPKU, Pandu Aseta mengatakan, saat ini, UMPKU telah memasuki gelombang kedua dengan fokus pada program studi populer seperti Anestesi, Gizi, dan Informatika. Kampus ini juga mengandalkan jejaring internal persyarikatan Muhammadiyah dan alumni untuk memperluas jangkauan promosi di berbagai daerah.
"Tahun ini target kita bisa mencapai 900 mahasiswa baru. Kami menggunakan dua metode, yakni media online melalui TikTok dan Instagram, serta offline dengan ekspo ke sekolah-sekolah. Kami juga menyediakan sekitar delapan jenis beasiswa, termasuk potongan biaya bagi hafidz Al-Qur'an mulai dari hafalan tiga juz," kata Pandu.
Upaya masif yang dilakukan perguruan tinggi swasta ini membuktikan kualitas dan kemudahan akses menjadi nilai jual utama dalam menarik minat mahasiswa. Dengan membuka pendaftaran lebih awal dan menawarkan skema biaya yang fleksibel, kampus swasta berharap dapat menjadi pilihan prioritas, bukan sekadar alternatif setelah pengumuman negeri. Sinergi antara dunia digital dan kedekatan emosional melalui program beasiswa diharapkan mampu memenuhi target kuota mahasiswa tahun ini. (Dania)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....