Kondisi Pasar Kwadungan Memprihatinkan, Komisi B Dorong Aksi Nyata Pemerintah

  • 04 Mar 2026 17:09 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Komisi B DPRD Karanganyar, mendorong Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk segera melakukan langkah nyata dalam memperbaiki fasilitas di Pasar Kwadungan, Kecamatan Kerjo. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Karanganyar, Latri Listyowati usai melakukan monitoring lapangan guna menindaklanjuti aspirasi pedagang terkait kondisi pasar yang dinilai sudah tidak layak dan membahayakan keselamatan.

Dalam tinjauan tersebut, Latri menyoroti sarana sanitasi seperti toilet yang kotor, berlumut, hingga tidak memiliki pintu. Menurutnya, perbaikan fasilitas dasar harus menjadi skala prioritas pemerintah daerah karena mayoritas pedagang di pasar tersebut sudah lanjut usia dan sangat rentan mengalami kecelakaan kerja akibat kondisi lantai yang licin.

“Kami menindaklanjuti audiensi pedagang dan melihat langsung kondisi yang memang memprihatinkan. Kondisi pasar sangat tidak layak, terutama toiletnya; pintu tidak ada, lumutan, kotor, dan bau. Ini secara kesehatan maupun keselamatan membahayakan. Pedagang di sini tidak muda semua, kalau terpeleset dan sakit bisa masuk rumah sakit,” ujar Latri Listyowati, Rabu 4 Maret 2026.

Meski mengakui kondisi anggaran daerah saat ini sedang terbatas, Latri mendesak agar perbaikan dilakukan secara bertahap dalam waktu cepat. Ia juga memberikan apresiasi kepada dinas terkait karena pengelolaan sampah kini sudah dilakukan setiap hari sehingga tidak ada lagi penumpukan yang mencemari lingkungan pasar.

Latri mengungkapkan perjuangan untuk revitalisasi total Pasar Kwadungan kini tengah diarahkan melalui lobi anggaran pemerintah pusat. Pasar di wilayah Kerjo ini menjadi salah satu dari enam pasar di Karanganyar yang diusulkan mendapatkan bantuan dana Instruksi Presiden (Inpres) untuk pembangunan fisik pada tahun 2027 mendatang.

“Tahun 2027 sudah diusulkan oleh pemerintah lewat anggaran Inpres dari pusat. Harapan kami pemerintah terus mendorong, mengawal, dan moga-moga Kerjo bisa masuk dalam rehab pembangunan pasar dan bisa 'gol' di tahun 2027. Kami di DPRD juga tidak diam, terus berkomunikasi agar dipastikan urusan ini clear,” ujarnya.

Selain mengawal anggaran pusat, Latri juga mengajak anggota legislatif dari daerah pemilihan setempat, termasuk Toni Hatmoko, untuk memberikan atensi nyata. Ia berharap ada langkah swadaya kecil, seperti bantuan pengadaan keramik, guna memicu perbaikan fasilitas pasar secara mandiri sembari menunggu realisasi anggaran besar dari pemerintah pusat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....