Komisi VIII DPR RI Bantu Penyelesaian Masalah Pembangunan Masjid Taman Sriwdari
- 21 Feb 2026 04:07 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Melakukan kunjungan kerja atau reses dengan Pemerintah Kota Surakarta, Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) membahas capaian, kendala serta kebutuhan daerah, terutama pada bidang keagamaan, sosial dan kebencanaan.
Dalam pertemuan ini juga, Komisi VIII DPR RI menyoroti bagaimana pembangunan Masjid di kawasan Taman Sriwedari yang tidak kunjung selesai. Menurut Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid ke depan akan dicarikan solusi dalam penyelesaian masalah yang terjadi.
"Kami dari Komisi VIII DPR RI untuk bisa membantu menyelesaikan, membicarakan dengan Wali Kota dan kami juga akan membicarakan dengan Kementerian BUMN yang sekarang dipegang Danantara. Karena itu proses pembangunannya pakai dana CSR," kata Abdul Wachid saat ditemui dalam reses bersama Pemerintah Kota Surakarta pada Jumat, 20 Februari 2026.
Lebih lanjut, Abdul Wachid juga mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi pembangunan Masjid tersebut mengalami sengketa yang belum terselesaikan. Komisi VIII DPR RI menurutnya akan membantu menyelesaikan masalah tersebut agar tidak mangkrak dan hanya menghabiskan dana.
"Menurut pihak dari pembangunan sengketa sudah selesai pada tahun 2023, tapi tadi ada temuan dari masyarakat menyampaikan bahwa masih ada sengketa dari pemilik tanah menyatakan belum selesai. Oleh karena itu Pemerintah harus bertindak. Kalau memang belum selesai bisa segera diselesaikan agar tidak mangkrak," katanya menambahkan.
Diketahui pembangunan Masjid di kawasan Taman Sriwedari menghabiskan biaya Rp165-180 miliar dan sempat terhenti pada tahun 2022. Namun kembali dilanjutkan pada 2023 pasca adanya penambahan dana hibah dari Pemerintah Kota Surakarta sebesar Rp3 miliar.
Meskipun sempat mendapatkan tambahan dana dari Pemerintah Kota Surakarta pada 2023, pembangunan Masjid di kawasan Taman Sriwedari kembali terhenti hingga saat ini. Komisi VIII DPR RI berharap pembangunan bisa berlanjut, apalagi lokasinya berada di jalan Slamet Riyadi yang menjadi jantung kota. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....