Wali Kota Umroh, Astrid Pimpin Upacara Hari Jadi ke-281 Kota Solo
- 17 Feb 2026 17:02 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Solo menyelenggarakan upacara dalam puncak peringatan HUT ke-281 Kota Solo, Selasa 17 Februari 2026. Upacara di Stadion Sriwedari dipimpin Wakil Wali Kota Astrid Widayani, lantaran Wali Kota Respati Ardi tengah menjalankan ibadah umroh.
Dalam upacara tersebut, Astrid tampil mengenakan busana modifikasi Keprajuritan Wanita Solo. Busana janggan hitam yang dikenakannya melambangkan kewibawaan serta dedikasi perempuan tangguh. Busana itu juga merepresentasikan potensi perempuan sebagai pemimpin yang mampu mengayomi masyarakat.
Ia turut mengenakan selempang emas sebagai simbol tanggung jawab terhadap kemakmuran warga. Sementara batik parang pari yang dikenakan mencerminkan harapan kesejahteraan masyarakat.
Upacara yang berlangsung dengan tatacara dan bahasa Jawa. Begitu pula seluruh peserta, ASN, warga dan tamu undangan juga mengenakan pakaian adat Jawa.
Hadir sejumlah tokoh seperti mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo, Teguh Prakoso, pejabat forkopimda dan forkompinda koordinator termasuk perwakilan dari Keraton Surakarta Kanjeng Gusti Panembahan Agung Tedjo Wulan.
Menggunakan bahasa Jawa Astrid Widayani dalam sambutannya mengatakan bahwa upacara ini mengingatkan kembali sejarah panjang perjalanan Kota Solo sejak perpindahan Keraton Kartasura menuju Surakarta Hadiningrat. Usia ke-281 menegaskan bahwa Solo adalah Kota budaya, yang selalu menjaga dan melestarikan budaya yang adiluhung.

Dijumpai seusai memimpin upacara, Astrid mengatakan peringatan tahun ini mengambil tema 'Berbudaya, Pradaya dan Sejahtera' sebagai bentuk komitmen Kota Solo akan terus berkembang tanpa meninggalkan akar sejarah dan tradisinya.
“281 tahun Kota Surakarta dengan tema berbudaya, pradaya, dan sejahtera ini menegaskan bahwa Kota Solo terus berkomitmen dari perjalanan panjang sejak Desa Sala (Solo) hingga menjadi kota modern. Namun tetap berlandaskan nilai tradisi dan budaya. Kota Solo ingin memiliki daya saing, masyarakat yang kreatif dan inovatif serta mampu menyesuaikan perkembangan zaman,” ujar Astrid.
Ia berpesan agar masyarakat tidak melupakan sejarah dan nilai luhur yang menjadi fondasi.Kota Solo.
“Pesan kami untuk seluruh masyarakat bahwa Kota Solo ini tidak boleh melupakan.sejarahnya. Kita kota yang dilandasi budaya luhur sehingga tata krama, budi pekerti harus.ada di masyarakat kita, khususnya untuk anak-anak kita,” katanya menegaskan.
Astrid juga menyinggung tantangan ke depan yang harus dihadapi dengan optimisme.
“Tantangan ke depan saya kira hampir sama dengan wilayah lain, bagaimana kita bisa menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, mulai dari digitalisasi, globalisasi, dan perubahan eksternal lainnya. Tapi kami yakin dengan nilai tradisi yang ada di Kota Surakarta, jika masyarakat tetap memegang adat dan budaya Jawa, Kota Solo akan tetap kokoh,” ucap dia.
Rangkaian peringatan HUT ke-281 Solo selain upacara juga dilaksanakan berbagai kegiatan. Diantaranya ziarah ke pusara tokoh-tokoh pendiri Kota Solo seperti Ke Gede Sala, Ki Ageng Henis dan dilanjutkan ke Pengging Boyolali. Usai upacara juga digelar Festival Jenang Nusantara di Ngarsopuro. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....