Puncak Grebeg Sudiro 2026 Tegaskan Harmoni Budaya

  • 15 Feb 2026 21:19 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Puncak perayaan Grebeg Sudiro 2026 digelar di kawasan Kampung Sudiroprajan, Pasar Gede, Surakarta, Minggu 15 Februari 2026. Ribuan warga dan wisatawan memadati lokasi untuk menyaksikan kirab budaya yang menjadi simbol akulturasi Jawa dan Tionghoa.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menghadiri langsung puncak acara tersebut. Turut hadir Direktur Utama BKMA Kementerian Kebudayaan, Sjamsul Hadi, sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap pelestarian budaya.

Dalam sambutannya, Astrid menegaskan Grebeg Sudiro bukan sekadar pesta rakyat biasa. Kegiatan ini menjadi representasi nyata kehidupan masyarakat Surakarta yang harmonis dalam keberagaman.

“Grebeg Sudiro bukan sekadar pesta rakyat biasa, ini simbol sejati akulturasi budaya Jawa dan Tionghoa yang terjalin harmonis,” ujarnya.

Ia menyebut karnaval budaya menampilkan beragam kesenian tradisional, mulai dari Reog Ponorogo hingga barongsai. Perpaduan tersebut mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang hidup di Kota Surakarta.

“Di sini kue keranjang bersanding dengan tradisi gunungan, Barongsai menari bersama Reog. Inilah wajah Surakarta dan wajah Indonesia. Bhinneka Tunggal Ika yang nyata adanya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2026, Arsatya Putra Utama, menjelaskan rangkaian Grebeg Sudiro berlangsung sejak 5 hingga 21 Februari 2026. Puncaknya adalah Karnaval Budaya pada 15 Februari 2026.

“Seluruh kegiatan bertujuan untuk melestarikan budaya, memperkuat nilai pembauran, serta mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat,” katanya.

Prosesi kirab diawali penampilan cucuk lampah penari sendratari. Atraksi 12 Shio dari Klenteng Tien Kok Sie serta Liong Macan Putih turut memeriahkan perjalanan rombongan menuju lokasi acara.

Setelah karnaval usai, masyarakat mengikuti prosesi rayahan atau berebut kue keranjang dari gunungan. Tradisi ini menjadi simbol keberkahan sekaligus penutup rangkaian acara puncak Grebeg Sudiro 2026.

Pemerintah Kota Surakarta berharap Grebeg Sudiro terus menjadi ruang perjumpaan lintas budaya. Event ini juga kembali masuk dalam Karisma Event Nusantara 2026 sebagai penggerak ekonomi rakyat. (Reza)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....