Turut Bela Sungkawa, Bupati Karanganyar Fasilitasi Pemulangan Jenazah Yazid
- 10 Feb 2026 22:47 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Bupati Karanganyar, Rober Christanto, menyampaikan rasa bela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya Yazid Ahmad Firdaus, pendaki yang ditemukan di Bukit Mongkrang. Sebagai wujud nyata rasa duka tersebut, Bupati menginstruksikan agar seluruh fasilitas penanganan medis hingga pengantaran jenazah ke rumah duka sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah.
Langkah ini diambil guna memastikan keluarga almarhum tidak terbebani oleh urusan administrasi maupun biaya pemulangan di tengah suasana duka. Seluruh proses di RSUD hingga penyediaan armada ambulans dipastikan berjalan lancar atas koordinasi langsung orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar tersebut.
“Kami mengucapkan bela sungkawa dan derek gondo sungko sedalam-dalamnya, semoga almarhum diterima di sisi-Nya. Untuk biaya RSUD sudah kita atasi, pengantar mobil ambulans sampai ke rumah duka juga kita fasilitasi semua, semuanya sudah klik,” ujar Bupati Karanganyar, Rober Christanto, Selasa 10 Februari 2026.
Bupati Rober menegaskan kepedulian ini merupakan hasil sinergi erat antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam merespons musibah kemanusiaan. Ia juga mengapresiasi kerja keras tim Basarnas dan relawan gabungan yang telah berhasil menemukan keberadaan korban pada Selasa pagi dengan identitas yang sudah terkonfirmasi sinkron.
“Ini bentuk kepedulian pemerintah, TNI, dan Polri, semuanya bergandengan tangan. Identitasnya sudah kami lihat dan semuanya sinkron dengan dokumen serta keterangan dari pihak keluarga korban,” kata Rober.
Semenata itu, Camat Colomadu, Sriono Budi Santoso, menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan penyambutan jenazah di rumah duka. Atas dasar rasa empati yang sama, pihak kecamatan bersama warga setempat akan memfasilitasi prosesi salat jenazah yang dilakukan di atas mobil ambulans agar almarhum bisa segera dimakamkan dengan layak.
“Tadi sudah kita komunikasikan untuk mempersiapkan segala sesuatunya, termasuk kursi dan perlengkapan lainnya. Nanti jenazah tidak diturunkan, tetap di mobil untuk kita salatkan bersama-sama dengan warga setempat sebelum dimakamkan,” ujar Sriono.
Kesedihan mendalam kian terasa lantaran saat musibah ini terjadi, ibunda korban diketahui tengah menjalankan ibadah umrah di tanah suci. Meski demikian, seluruh jajaran pemerintahan dari tingkat kabupaten hingga kecamatan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik hingga proses pemakaman usai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....