Medan Terjal, Jalur Evakuasi Pendaki Mongkrang Dialihkan ke Beruk

  • 10 Feb 2026 22:20 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Proses evakuasi jenazah pendaki Yazid Ahmad Firdaus yang ditemukan meninggal dunia di Bukit Mongkrang, Karanganyar, terpaksa harus dialihkan melalui jalur alternatif yang lebih landai. Tim SAR Gabungan memilih untuk tidak membawa jenazah naik ke jalur pendakian utama karena kondisi kontur tanah yang dinilai terlalu curam dan berbahaya bagi keselamatan tim evakuasi.

Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, menjelaskan berdasarkan koordinasi di lapangan, jenazah dievakuasi turun menuju wilayah Beruk dengan menyusuri aliran sungai. Keputusan ini diambil setelah tim melihat peta dan memantau langsung kondisi geografis di lokasi penemuan korban yang berada di sisi selatan Gunung Mongkrang.

“Untuk proses evakuasi masih akan dibawa ke wilayah Beruk, posisinya ada di bawah Mongkrang untuk mengikuti jalur sungai. Jalur tersebut dipilih karena agak sedikit landai dibandingkan jalur naik ke atas yang cukup curam,” ujar Kepala Kantor Basarnas Surakarta, Kamal Riswandi, Selasa 10 Februari 2026.

Sebanyak 50 personel tim SAR gabungan dikerahkan untuk membantu proses penurunan jenazah dari ketinggian. Kamal menambahkan, meskipun jalur sungai dipilih karena lebih landai, estimasi perjalanan turun tetap memakan waktu yang cukup lama. Tim memperkirakan jenazah baru akan sekitar dua jam perjalanan dari titik evakuasi terakhir.

“Kondisi di lapangan memang terjal kalau dilihat dari kontur yang ada. Hari ini dari tim SAR gabungan ada 15 orang ditambah unsur lain total sekitar 50 orang sudah bergerak di atas untuk proses penurunan jenazah,” ucap Kamal.

Pemilihan jalur evakuasi yang berbeda dari jalur pendakian ini merupakan strategi untuk meminimalisir risiko jatuhnya korban baru. Setelah berhasil dievakuasi ke wilayah Beruk, jenazah Yazid Ahmad Firdaus akan segera dilarikan ke RSUD Karanganyar guna menjalani proses medis lebih lanjut oleh tim kesehatan dan pihak kepolisian.

“Setelah sampai di bawah, selanjutnya dibawa ke RSUD Karanganyar untuk dilakukan proses lebih lanjut dari tim kesehatan dan kepolisian. Kami terus memantau pergerakan tim di lapangan hingga proses ini selesai sepenuhnya,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....