UNS Kukuhkan Enam Guru Besar Perkuat Kampus Berdampak

  • 10 Feb 2026 15:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali memperkuat jajaran akademisinya dengan mengukuhkan enam Guru Besar baru dalam Sidang Terbuka Senat Akademik di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Selasa, 10 Februari 2026. Keenam pakar tersebut berasal dari berbagai bidang keilmuan, mulai dari ekonomi, teknik, keguruan, hingga sains, yang diharapkan mampu memperkokoh ekosistem riset berkelanjutan.

Rektor UNS, Prof. Hartono, menjelaskan prosesi ini merupakan pengukuhan kedua yang dilaksanakan universitas sepanjang tahun 2026. Dengan bertambahnya personel baru ini, jumlah Guru Besar aktif di UNS kini mencapai 281 orang. Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen kampus dalam meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun internasional sejalan dengan kebijakan kementerian terkait.

"Perguruan tinggi tidak hanya dituntut unggul dalam capaian akademik, tetapi juga harus relevan dan mampu memberikan solusi atas persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan bangsa," kata Prof. Hartono dalam sambutannya.

Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, para Guru Besar diharapkan menjadi fondasi utama dalam mendorong inovasi dan industrialisasi nasional. Mereka tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pemimpin pemikiran yang bertanggung jawab secara sosial. Hal ini bertujuan agar setiap riset yang dihasilkan memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat luas.

Sementara itu, Ketua Dewan Profesor UNS, Prof. Joko Nurkamto, menambahkan predikat Guru Besar membawa tanggung jawab moral yang besar sebagai penjaga martabat keilmuan. Sosok profesor diharapkan mampu menjadi pengayom dan teladan bagi civitas akademika lainnya melalui kebijaksanaan dan kejujuran intelektual. Integritas inilah yang akan menjaga marwah universitas di mata publik.

"Semoga keunggulan dan amanah keilmuan yang diemban dapat memberikan manfaat yang luas bagi pengembangan ilmu pengetahuan, institusi, serta masyarakat," ujar Prof. Joko Nurkamto saat menyambut para anggota baru dewan profesor.

Melalui pengukuhan ini, UNS optimistis dapat terus bertransformasi menjadi kampus yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan nasional. Inovasi yang dihasilkan oleh para pakar diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global. Keberlanjutan riset unggulan menjadi prioritas utama universitas dalam menyongsong masa depan pendidikan yang lebih inklusif. 

Adapun keenam Guru Besar tersebut yaitu Prof. Dwi Prasetyani, dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Prof. Heru Sukanto, dari Fakultas Teknik (FT), Prof. Muzzazinah, dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof. Harlita, dari FKIP, Prof. Muhammad Agung Prabowo, dari FEB dan Prof. Dewi Retno Sari Saputro, dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....