TMMD Tahap I 2026 Surakarta, Sasar Perbaikan Saluran Air

  • 10 Feb 2026 14:56 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Program percepatan pembangunan wilayah, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap I 2026 Kota Surakarta, dibuka secara langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Murtono dan Komandan Kodim 0735, Letkol Inf Arief Handoko Usman.

Pada tahap I tahun 2026 ini, TMMD menyasar perbaikan saluran air dengan volume panjang 327 meter menggunakan uditch ukuran 80 kali 80 centimeter di Jalan Kahayan dan Jalan Karandan, Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan.

Ditemui pasca peletakan batu pertama pembangunan pada Selasa, 10 Februari 2026, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono mengatakan perbaikan saluran air yang dilakukan TNI sudah berdampak baik, meskipun belum tuntas.

"Kita harapkan dengan adanya kegiatan ini, sinergitas gotong-royong antara warga dan TNI serta Pemerintah Kota bisa terjadi dengan baik. Jadi, tadi waktu saat kita inspeksi, dari ketua LPMK pun sudah menyampaikan bahwa hujan tadi malam saja sudah terlihat manfaatnya. Artinya genangan air yang selama ini jadi masalah sudah enggak ada," kata Budi Murtono.

Peletakan batu pertama progam TMMD Tahap I 2026 Kota Surakarta terkait perbaikan saluran air di Joyotakan  (Foto: RRI/ Joko)

Ditambahkan Budi Murtono juga, bahwa program ini mendapatkan apresiasi warga karena mampu memberikan dampak yang baik bagi permukiman.

"Ini sangat diapresiasi oleh warga masyarakat sehingga mereka akan punya komitmen untuk berpartisipasi, ikut menjaga, ikut memelihara saluran ini biar bisa berfungsi dengan optimal. Warga tadi mengatakan mereka siap untuk memelihara bangunan ini," katanya menambahkan.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Komandan Kodim (Dandim) 0735 Surakarta, Letkol Inf Arief Handoko Usman menjelaskan program TMMD Tahap I menyasar saluran air karena melihat tantangan di Kota Bengawan permasalahan yang sering terjadi adalah genangan air.

"Kita ketahui kalau wilayah Surakarta tantangan-tantangan ada genangan air, banjir dan sebagainya. Jadi program Sengkuyung ini terkait masalah saluran air. Sehingga harapannya pada saat terjadi hujan, curah hujan tinggi dan sebagainya tidak ada lagi genangan-genangan," ucap Letkol Inf Arief Handoko Usman.

Lebih lanjut, Komandan Kodim 0735 ini juga menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan harus tepat sasaran, sehingga tidak hanya sekedar melaksanakan program, tetapi mampu berdampak baik bagi masyarakat.

"Kami menekankan untuk masalah konstruksinya benar-benar harus diukur-diukur titik elevasinya dari mana. Sehingga ini bukan hanya sekedar program yang dilaksanakan tapi benar-benar harus memberikan manfaat. Dalam proses pembangunannya pun kita koordinasi ke PUPR dan masyarakat untuk melihat kondisi nyata," ucapnya menambahkan.

Upacara pembukaan program TMMD Tahap I 2026 Kota Surakarta  (Foto: RRI/Joko)

Program TMMD sendiri di Kota Surakarta ditargetkan akan diadakan setiap triwulan sekali. Sehingga nantinya akan ada empat kali pembangunan yang dikolaborasikan antara TNI dan Pemerintah Kota.

Selain sasaran fisik, TMMD Tahap I juga menyasar non fisik, dari penyuluhan wawasan kebangsaan dan bela negara, penyuluhan koperasi merah putih, pembagian sembako hingga penyuluhan Kamtibmas. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....