UNS Kukuhkan Enam Guru Besar Percepat Akselerasi Universitas

  • 09 Feb 2026 19:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menambah kekuatan akademiknya dengan mengukuhkan enam guru besar baru dalam berbagai bidang kepakaran di Gedung Auditorium universitas, Selasa, 10 Februari 2026. Penambahan ini dipandang strategis sebagai motor penggerak untuk mempercepat akselerasi dan daya saing universitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sekretaris Senat Akademik UNS, Prof. Mohammad Jamin, menyatakan bertambahnya jumlah guru besar secara signifikan dalam dua tahun terakhir berdampak positif bagi prestasi UNS sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH). Ia menekankan pentingnya sinergi antara akademisi, pelaku bisnis, dan pemerintah agar hasil riset para pakar ini dapat dikomersialisasikan dan bermanfaat luas bagi masyarakat.

"Sinergi antara akademik, bisnis, dan pemerintah atau government memang seharusnya saling mendukung untuk bisa memanfaatkan temuan para peneliti dan para guru besar. Keberadaan mereka akan menjadi motor yang mempercepat akselerasi UNS untuk bisa berkompetisi secara global," ujar Prof. Mohammad Jamin saat jumpa pers di Gedung Rektorat kampus setempat, Senin, 9 Februari 2026.

Keenam guru besar yang dikukuhkan memiliki kepakaran beragam, mulai dari Prof. Dwi Prasetyani di bidang Kewirausahaan Perempuan dan Prof. Heru Sukanto di bidang Teknologi Manufaktur. Selain itu, terdapat Prof. Muzzazinah pakar Biosistematika Tumbuhan, Prof. Harlita pakar Embriologi, Prof. Muhammad Agung Prabowo pakar Akuntansi, serta Prof. Dewi Retno Sari Saputro pakar Statistika Machine Learning.

Pihak universitas menaruh harapan besar agar karya-karya nyata para guru besar, seperti pemanfaatan limbah plastik hingga inovasi di bidang kesehatan, dapat didorong ke arah hilirisasi industri. Inovasi-inovasi ini membuktikan bahwa dosen UNS mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung Pusat Unggulan Iptek, seperti teknologi baterai litium yang kini menjadi kebanggaan institusi.

"Kami sangat berharap para guru besar yang jumlahnya semakin banyak ini akan lebih mendorong perkembangan kemajuan universitas ke depan. Ini adalah bukti bahwa para dosen mampu berkontribusi dalam mendorong akselerasi melalui karya-karya mereka yang luar biasa," kata Prof. Mohammad Jamin.

Melalui pengukuhan ini, UNS semakin memperkokoh posisinya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam diskursus teori, tetapi juga solutif dalam menjawab realitas sosial dan tantangan teknologi. Dialektika data dan pemanfaatan bahan baku rekayasa material menjadi bukti nyata peran intelektual kampus dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....