Wawali Surakarta Ajak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Jadi Agen Perubahan
- 03 Feb 2026 01:41 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jawa Tengah periode 2024–2026 gelar Opening Ceremony dan Studium Generale Akademi Riset Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Jawa Tengah di Ruang Seminar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta (FEB UMS), Sabtu 31 Januari 2026.
Selain dihadiri Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, acara ini juga dihadiri Wakil Wali Kota (Wawali) Surakarta, Astrid Widayani. Dalam sambutannya, mantan Rektor Universitas Surakarta (UNSA) ini mengajak para Mahasiswa untuk bisa hadir sebagai agen perubahan yang menawarkan solusi konkret untuk Indonesia.
"Mahasiswa harus mampu hadir sebagai agen perubahan yang menawarkan solusi konkret. Akademi Riset IMM ini menjadi ruang penting untuk membangun tradisi riset agar gagasan yang lahir berbasis kajian ilmiah," kata Astrid Widayani.
Lebih lanjut, Astrid Widayani berharap mendorong peserta Akademi Riset IMM untuk terus mengembangkan potensi, memperdalam keilmuan, serta melakukan penelitian yang relevan dengan kebutuhan daerah.
"Kami berharap lahir peneliti-peneliti muda yang berintegritas, berwawasan luas, dan mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional," katanya menambahkan.
Akademi Riset IMM sendiri digelar sebagai upaya memperkuat tradisi ilmiah, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta melahirkan mahasiswa yang solutif terhadap persoalan masyarakat.
Memberikan apresiasi terharap penyelenggaraan Akademi Riset IMM, Astrid menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surakarta sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan kalangan akademisi dan Mahasiswa dalam mendukung kebijakan berbasis riset.
Sementara itu, Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah, Nia Nur Pratiwi mengatakan Akademi Riset IMM merupakan program kaderisasi berbasis keilmuan untuk meningkatkan kapasitas intelektual kader.
Opening Ceremony dan Studium Generale ini menjadi rangkaian awal Akademi Riset IMM Jawa Tengah yang selanjutnya akan diisi dengan pelatihan, pendampingan penelitian, hingga penyusunan karya ilmiah. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....