Relawan Mandiri, Merawat Pasien Terlantar Dan Penderita Kanker

  • 30 Jan 2026 21:50 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Sebuah keluarga sederhana di Desa Jongkare Kecamatan Karanganom Kabupaten Klaten merawat orang terlantar baik dalam kondisi strok, penderita kangker, dan ODGJ. Pasien yang dirawatnya berpenyakut dalam kondisi berat dan mungkin orang sudah menyerah.

Relawan mandiri tersebut bernama Titik Budi Rahayu (Titik Tiwuk) (48) yang setiap hari merawat pasien tersebut di rumahnya yang sederhana. Ditempat tersebut terdapat empat orang pasien salah satunya sudah dirawat dua setengah tahun yang saat ini dalam kondisi koma.

"Saya mendampingi pasien kangker itu di rumah-rumah sudah tidak terhitung. Tetapi di rumah saya 12 orang dan yang saya bawa orang -orang kondisi sangat berat kondisi yang sudah menyerah siapapun. Sudah tujuh yang sudah meninggal ditempat saya," kata Titik, Jumat (30/1/2026).

Dikatakan pasien dirawatnya merupakan orang -orang yang ditelantarkan oleh keluarganya yang sebagian besar warga Klaten. Karena masyarakat tidak sanggup dan pemerintah juga tidak sanggup ia merelakan mencurahkan waktu, tenaga dan hartanya untuk merawat mereka dengan sepenuh hati.

"Kalau dirasa berat, sangat berat kondisi mereka seperti itu dan kondisi saya bukan orang kaya, tapi kita jalani dengan iklas semuanya ringan," katanya.

Mahmudi sang suami cukup mendukung langkah yang dilakukan istrinya tersebut. Dirinya terkadang membantu istrinya saat merawat pasien tersebut.

"Kalau saya hidup itu bermanfaat. Terus kita bersyukur, ketika istri nyaman didalam itu dan bermanfaat kalau saya lebih senang daripada kita wis pengalaman usaha dengan modal banyak kalau Allah tidak memberikan itu tidak mungkin tercapai," katanya.

Keluarga tersebut masih punya cita-cita agar nantinya mempunyai rumah singgah atau panti sendiri agar dapat membantu orang terlantar sehingga mendapatkan perawatan yang lebih baik.

Keluarga tersebut setiap harinya biaya yang dikeluarkan untuk merawat empat pasien kurang lebih 400 ribu rupiah perhari. Adam Sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....