Baznas Solo Luncurkan Program Pemberdayaan Ekonomi Mustahik
- 29 Jan 2026 10:45 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Baznas Kota Solo meluncurkan program Z-Coffee, Z-Mart, dan Sistem Informasi Manajemen Zakat Infak Sedekah (SIMZIS). Peluncuran dilakukan bersamaan dengan peringatan HUT ke-25 BAZNAS di kantor Baznas, Rabu, 28 Januari 2026.
Ketua Baznas Kota Solo, Moh. Qoyim, mengatakan ketiga program tersebut difokuskan pada pemberdayaan ekonomi masyarakat kurang mampu. Program dirancang agar mustahik dapat lebih mandiri.
Qoyim menjelaskan, peserta Z-Coffee mendapatkan pelatihan, peralatan, serta modal usaha secara gratis. Program ini menyasar mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Surakarta.
“Z-Coffee itu kami membantu mahasiswa di tiga perguruan tinggi, UNIBA, UNISRI sama Universitas Nadatul Ulama (UNU). Tiga kelompok dari perguruan itu untuk dididik menjadi entrepreneur di bidang coffee,” katanya menjelaskan.
Salah satu penerima manfaat Z-Coffee dari Universitas Islam Batik (UNIBA) Solo, Herlambang, mengaku program ini memberi pengalaman baru. Sebelumnya, ia belum memiliki pengetahuan tentang pengolahan kopi.
“Sebelumnya ada pelatihan selama 4 hari. Lebih ke dasar-dasar, kayak buat kopi kayak gimana terus mengetahui ilmu sama tentang biji-biji kopi, jadi lebih tambah luas pengetahuannya tentang kopi,” ujarnya.
Selain Z-Coffee, Baznas juga meluncurkan program Z-Mart. Program ini menyasar 50 toko kelontong milik keluarga miskin yang akan dibantu modal dan penataan usaha.
Sementara SIMZIS diluncurkan untuk memudahkan masyarakat mengajukan bantuan secara daring. Sistem ini memungkinkan pemohon memantau proses pengajuan secara transparan.
Baznas berharap ketiga program tersebut mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik (penerima). Ke depan, mustahik diharapkan dapat bertransformasi menjadi muzakki. (Reza)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....