Akibat Pecah Ban, Laka Maut di Jalan Yogya-Solo

  • 28 Jan 2026 23:08 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Klaten - Kecelakaan lalulintas terjadi di Jalan Raya Solo Yogyakarta atau sebelah barat exit tol Prambanan kurang lebih 300 meter, Rabu 28 Januari 2026. Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan roda empat yakni melibatkan mobil pikap L300 bermuatan sembako antara lain gula pasir, dan kecap sebuah mobil pribadi Daihatsu Xenia dan satu unit truk boks.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim menjelaskan kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 10.10 wib. Akibat kejadian tersebut satu orang meninggal dunia.

Ia mengatakan kronologi kejadian mobil pikap melaju dari arah Klaten menuju arah Yogyakarta dan sesampainya di lokasi mobil tersebut mengalami pecah ban.

"Kronologi semula KBM Pikap berjalan dari arah Solo menuju Yogya sesampainya di TKP KBM tersebut mengalami pecah ban kemudian hilang kendali sehingga melewati median dan Mauk jalan lawan arah (Yogya -Solo) yang selanjutnya menabrak KBM pribadi dan truk," katanya.

Dikatakan dari peristiwa tersebut tiga orang mengalami luka-luka dan salah satunya dinyatakan meninggal dunia sesampainya di Rumah Sakit. Korban meninggal penumpang mobil pribadi.

Akibat kejadian kecelakaan yang terjadi diwilayah Desa Somopuro Jogonalan tersebut lalu lintas kemudian tersendat baik dari arah Yogya -Solo maupun sebaliknya. Petugas kepolisian masyarakat melakukan pengaturan lalu lintas sehingga lancar kembali.

Salah seorang warga setempat yang rumahnya dekat dengan kejadian Lili Irfania mengatakan dirinya tidak mengetahui secara langsung karena saat itu berada didalam rumah. Namun dirinya mendengar suara keras seperti ban pecah dan setelah keluar mobil sudah berbalik ban diatas.

"Saya didalam ada suara mak woah..creet gitu. Terus guling gitu. Saya kan takut kesana, tahunya dah goling banya udah diatas kayak gitu mas," katanya.

Lili juga melihat posisi truk boks berwarna hijau sudah bertabrakan dengan kendaraan yang terlibat kecelakaan. 

"Awalnya saya kira tidak ada korban jiwa, ternyata ada ibu-ibu yang meninggal. Saya takut mau mendekat karena kondisinya ramai sekali, sudah banyak orang yang menolong," kata Lili. Adam Sutanto

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....