Surakarta dan Belanda Jalin Kerja Sama Pertukaran Pelajar

  • 27 Jan 2026 22:06 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pasca bertemu dengan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen, Wali Kota Surakarta, Repati Ardi katakan akan ada kerja sama pertukaran pelajar dalam program kebudayaan.

Hal itu dikatakannya setelah melakukan pertemuan tertutup dengan Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen di ruang rapat Rumah Dinas Loji Gandrung pada Selasa, 27 Januari 2026.

Wali Kota Respati Ardi menjelaskan bahwa Surakarta dan Belanda akan menjalin kerja sama dalam beberapa sektor, yakni salah satunya kebudayaan dengan melakukan pertukaran pelajar selama delapan minggu untuk saling mengenal dan belajar tentang budaya dari dua negara Indonesia serta Belanda.

"Kami akan melakukan pertukaran budaya selama delapan minggu. Dari kami nanti akan kita kirim ke sana untuk mempelajari dan dari sana juga akan mengirimkan pelajarnya untuk ke sini untuk mempelajari budaya yang ada di sini," ucap Respati Ardi.

Selain pertukaran pelajar sendiri, Respati menambahkan juga akan menjalin kerja sama sektor pendidikan, yakni beasiswa bagi pemuda Kota Surakarta yang berada pada usia produktif.

"Sektor pendidikan nanti ada paket scholarship yakni paket beasiswa di beberapa Universitas. Tentunya untuk yang lanjut di usia produktif itu ada di Leiden dan di Utrecht dan beberapa universitas yang sedang dijalin. Tentunya mayoritasnya sama dengan Universitas yang ada di Indonesia banyak yang membuat program double degree dengan Belanda," ucapnya menambahkan.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Belanda untuk Indonesia, Marc Gerritsen sangat terkesan bisa datang ke Kota Surakarta untuk pertama kali setelah dirinya menjabat.

"Jadi sebagai Duta Besar ini adalah kunjungan pertama saya ke Surakarta. Hubungan (Kota Surakarta) dengan Belanda sudah ada sejak berabad-abad lalu dan kami berdiskusi mengenai hal itu, bagaimana kami dapat menggunakan sejarah untuk masa depan," kata Marc Gerritsen.

Lebih lanjut, Marc Gerritsen juga menjelaskan bagaimana Kota Surakarta memiliki prioritas dalam memberantas kemiskinan serta lebih memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Wali Kota menjelaskan kepada saya apa prioritasnya, bagaimana memberantas kemiskinan di sini dan bagaimana menjadikan Surakarta sebagai kota hijau. Kami sungguh-sungguh menyukainya. Ini mungkin kunjungan pertama saya, tetapi tentunya bukan yang terakhir bagi Surakarta," katanya menambahkan. (JK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....