Ultah Megawati, PDI-P Sragen Wayangan dengan Lakon Srikandi Mbangun Maerokoco

  • 27 Jan 2026 20:19 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Sragen - Ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dirayakan secara meriah di Sragen. DPC PDI-P Sragen menggelar pementasan wayang kulit dengan Lakon Srikandi Mbangun Maerokoco, dengan dalang Ki Aji Wibowo, Senin, 26 Januari 2026 malam.

Acara pagelaran dihadiri sejumlah tokoh seperti anggota Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Wulan Purnama Sari, mantan Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati dan jajaran pengurus DPC PDI-P hingga masyarakat. Acara ini juga banjir doorprize, di antaranya sepeda listrik.

Baca juga: Rayakan Ultah Megawati, PDI-P Sragen Tebar Ribuan Ikan di Waduk Kembangan 

Ketua DPC PDI-P Sragen Untung Wibowo Sukowati menyampaikan, pagelaran wayang kulit ini sebagai rangkaian dari perayaan hari ulang tahun ke-79 Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Selain itu juga rangkaian dari HUT ke-53 PDI Perjuangan.

"Kami memperingati HUT Ibu Megawati Soekarnoputri ke-79, kemarin kita awali dengan tebar benih ikan sejumlah 7.900 dan juga merayakan HUT PDI Perjuangan ke-53," ujar Untung Wibowo Sukowati di sela acara.

Bowo sapaan akrabnya menyampaikan, perayaan kali ini melibatkan elemen masyarakat, seperti UMKM. Dipilihnya pertunjukan wayang kulit sebagai rangkaian perayaan, sebagai bentuk kecintaan terhadap seni budaya dan melestarikan wayang kulit.

"Wayangan ini untuk tetap nguri-uri budaya Jawa. Sekarang dalangnya juga dari milenial Ki Aji Wibowo, mudah-mudahan ke depan generasi muda juga tetap bisa berbudaya. Lebih mengingatkan dari mana asal kita," kata Bowo menjelaskan.

Tak hanya menggelar wayang kulit, PDI-P lanjut Bowo juga melaksanakan bakti sosial terhadap korban bencana alam. Ini lanjut dia sebagai pesan kepada generasi penerus untuk tetap merawat alam dan juga mencintai budaya.

"Pesan yang saya sampaikan bahwa kita juga kemarin partisipasi di Sumatera Utara, Barat dan Aceh. Kita melalui DPP juga kirimkan laporan dan lain-lain sebagainya. Kemarin kita juga di Jawa Tengah juga banyak longsor, banyak banjir bandang, mengingatkan kita bahwa kita juga harus merawat alam dan budaya. Jangan sampai nanti ke depan kita meninggalkan hal yang tidak baik pada generasi muda," kata Bowo.

Sementara itu Lakon Srikandi Mbangun Maerokoco dalam pagelaran wayang kulit di DPC PDIP Sragen mengandung nilai moral tentang emansipasi perempuan, kerja keras, keberanian, dan tanggung jawab. Srikandi hadir sebagai simbol bahwa perempuan dapat menjadi pemimpin dan pembela negara. 

"Sosok itu menggambarkan Ketua Umum kami Ibu Megawati Soekarnoputri sebagai sosok pemimpin perempuan yang pemberani dan disiplin," ujar Ketua DPRD Sragen yang juga menjabat bendahara DPC PDIP Sragen, Suparno. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....