Gempa Pacitan, 17 KA Daop 6 Dihentikan Sementara untuk Pemeriksaan

  • 27 Jan 2026 16:13 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - PT KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan semua perjalanan KA dalam keadaan selamat dan aman pasca terjadi gempa Magnitudo 5,7 Pacitan.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida saragih  mengatakan Gempa dirasakan dibeberapa wilayah KAI Daop 6 Yogyakarta ,Selasa 27 januari 2026 pukul 08.20 WIB dan gempa susulan kedua  pada siang pkl 13.15 WIB.

Seluruh perjalanan kereta api baik kereta jarak jauh, kereta bandara, KRL Commuterline dan kereta lokal di wilayah Daop 6 Yogyakarta dihentikan sementara.

"Hal ini untuk keselamatan penumpang dan pemeriksaan kondisi prasarana pascagempa," kata Feni. 

Lanjut Feni Novida saragih, pemeriksaan prasarana secara langsung dan menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya. Setelah hasil pemeriksaan tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, pada pukul 13.38 WIB semua kereta api diizinkan melanjutkan perjalanan kembali. 

“KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan terima kasih atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut. Pemeriksaan prasarana pasca gempa merupakan prosedur yang wajib dilakukan KAI untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga,” ujar Feni Novida Saragih.

Sebanyak 17 kereta api berhenti sementara selama proses pemeriksaan prasarana pasca gempa demi keselamatan,diantaranya,  KA 46 Taksaka, KA  Comuter line Yogyakarta-Palur, KA  Fajar Utama Solo, KA  Argo Semeru dan  KA Lodaya.

Gempa tektonik menggoncang wilayah pacitan ,jatim pada Selasa 27 januari 2026 pukul 08.20 Wib badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut memiliki Magnitudo terkini M 5,7 dengan episenter di darat sekitar 24 km tenggalra Pacitan pada kedalaman 122 km. (Sifat/Rill)

 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....