PDAM Solo Luncurkan 4000 SR, Gandeng BJS
- 25 Jan 2026 12:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Perumda Air Minum Toya Wening Kota Surakarta resmi meluncurkan program 4.000 Sambungan Rumah (SR) baru dalam kegiatan Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi Minggu 5 Januari. Program ini merupakan lonjakan besar dibandingkan target tahunan yang biasanya hanya mencapai 1.000 sambungan.
Direktur Utama Perumda Toya Wening, Agustan, mengungkapkan bahwa langkah ini dilakukan untuk mempercepat akses air bersih bagi seluruh warga Solo. Pihaknya memberikan skema pembiayaan yang jauh lebih ringan guna membantu masyarakat yang terkendala biaya pasang standar sebesar Rp1.625.000.
"Kami bekerja sama dengan Bank Jateng Syariah (BJS) agar pelanggan tidak perlu membayar uang muka di awal. Biaya penyambungan akan ditalangi bank, dan pelanggan cukup mengangsur sekitar Rp38.500 per bulan melalui rekening yang dibuka," ujar Agustan di sela kegiatan launching, Minggu, 25 Januari 2026.
Program ini menyasar seluruh wilayah Kota Solo, namun fokus utama diarahkan ke wilayah Utara yang saat ini mengalami penambahan debit air cukup signifikan. Perumda Toya Wening juga telah memperkuat jaringan perpipaan guna memastikan distribusi air ke pelanggan baru tetap lancar dan berkualitas.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas komitmen PDAM dalam menghadirkan layanan yang terjangkau. Ia menekankan bahwa air minum yang disediakan dipastikan lebih higienis dan aman dikonsumsi dibandingkan penggunaan sumur dangkal.
"Kami berharap masyarakat segera beralih dari penggunaan air tanah untuk menjaga lingkungan. PDAM sudah mengatur sirkulasi dan pola aliran sehingga pelayanan air minum berkualitas ini bisa dinikmati secara merata oleh masyarakat Solo," kata Astrid Widayani.
Selain pelayanan, program ini bertujuan menekan penurunan permukaan tanah di Solo yang kini telah masuk dalam zona merah pengambilan air tanah. Dengan beralih ke air permukaan melalui perpipaan PDAM, masyarakat turut berkontribusi mencegah dampak kerusakan lingkungan jangka panjang di Kota Bengawan. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....