Menteri Kebudayaan Fadli Zon Resmikan Penataan Candi Pelaosan
- 22 Jan 2026 13:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten: Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon meresmikan penataan obyek wisata Candi Pelaosan Prambanan Klaten, Rabu 21 Januari 2026 malam. Hadir pula Kepala Museum dan Cagar Budaya Indira Estianti Nurjadin dan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Pada kesempatan itu Menteri Kebudayaan Fadli Zon merasa gembira penataan tahap satu Candi Pelaosan Prambanan Klaten seperti sarana penunjang pintu masuk dan area parkir dan toilet selesai dilakukan. Sarana tersebut dinilai sangat penting untuk menunjang pengunjung untuk datang di Candi Pelaosan.
"Candi Pelaosan ini merupakan satu lingkungan yang dekat dengan Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Candi Sewu dan beberapa candi lainnya. Kita berharap ini menjadi destinasi yang lebih luas lagi lebih banyak lagi pengunjungnya," kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon.
Fadli Zon juga menyebut keberadaan Candi Pelaosan yang dibangun sejak abad delapan masehi atau era Mataram Kuno. Candi tersebut merupakan warisan leluhur yang dinilai sangat luar biasa, sehingga Kementrian Kebudayaan hadir untuk memberikan perlindungan Kebudayaan sekaligus sesuai amanat konstitusi melakukan pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan kebudayaan.
"Sehingga warisan budaya, cagar budaya yang ada termasuk Candi Pelaosan ini bisa terus berkelanjutan bisa hidup , bisa memberikan manfaat bagi masyarakat yang ada disekitarnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya," katanya.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo pada kesempatan itu mengatakan Candi Pelaosan yang selesai penataan tahap pertama akan menjadi ikon Indonesia dan dunia. Mengingat Candi Pelaosan mempunyai keunikan yang tidak dimiliki candi yang lain yakni Candi akulturasi Hindu dan Budha yang masih kokoh.
"Candi Pelaosan yang dulu hanya dinikmati warga Klaten, dengan dikembangkan Insyaallah nanti akan menjadi ikon Indonesia kemudian dunia.Karena disini ada keunikan yang tidak dimiliki candi lainnya yaitu dimana disini alkuturasi Hindu dan Budha dan Alhamdulillah masih utuh," kata Hamenang.
Ia berharap agar penataan tahap kedua dari kawasan Candi Pelaosan tersebut untuk dilanjutkan tahun ini sehingga akan kawasan tersebut akan lebih baik lagi sehingga kunjungan wisata akan semakin banyak. Hamenang juga menyebut tahun 2025 tingkat kunjungan wisata di Klaten terbanyak di Jawa Tengah yang mencapai 7,5 juta pengunjung. Adam Sutanto
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....