PHRI Solo Mendata Okupansi Hotel Saat Nataru 100 Persen
- 08 Jan 2026 01:16 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Solo, mencatat adanya peningkatan keterisian kamar atau tingkat okupansi sepanjang libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026.
Meskipun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya tidak ada perbedaan, namun pada libur Natal dan Tahun Baru 2026 ini jumlah keterisian kamar full lebih panjang durasinya dengan sebelumnya.
Hal itu dikatakan langsung Humas PHRI Solo, Wening Damayanti saat dihubungi rri.co.id melalui sambungan telepon pada Selasa (6/1/2026). Wening menjelasan peningkatan terjadi pada (25-28/12/2025) dengan tingkat okupansi hingga 100 persen.
"Tapi sebagian besar data yang di kami untuk anggota PHRI ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan mulai di tanggal 20 Desember 2025, itu sudah mulai naik. Puncak-puncaknya itu adalah di tanggal 25 sampai 28 Desember masih bagus ya. Walau 27 dan 28 turun sedikit. Jadi sampai sebelum tanggal 5 Januari 2026 okupansi masih masih cukup baik masih di range 50 persen," kata Wening Damayanti.
Ditambahkan Wening Damayanti juga, saat libur panjang Natal dan Tahun Baru 2026, length of stay di hotel-hotel Kota Solo sangat baik. Menurutnya banyak yang menginap lebih dari satu hingga dua malam.
"Banyak tamu-tamu itu yang tinggal di Solo lebih dari satu malam. Jadi length of stay itu hanya satu malam kemudian yang hari selanjutnya mungkin kuliner, malam berikutnya sudah di kota lain. Ada yang bermalam sampai lima malam tetapi mereka setelah di malam pertama dan kedua di Kota Solo, hari ketiga dan keempat dan seterusnya itu mulai explore Solo Raya," katanya menambahkan.
PHRI Solo menduga peningkatan okupansi hingga length of stay tersebut karena libur Natal dan Tahun Baru 2026 lebih panjang jika dibandingkan dengan sebelumnya. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....