Mahasiswa KKN UNS Perkuat Koperasi Desa Merah Putih

  • 06 Jan 2026 13:30 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Ribuan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi diterjunkan untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 165 desa, Selasa (6/1/2026).

Pada periode kali ini, UNS menjalin sinergi khusus dengan Kementerian Koperasi untuk memperkuat kelembagaan ekonomi desa melalui program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Rektor UNS, Prof. Hartono, menjelaskan selain menjalankan program tematik masing-masing kelompok, para mahasiswa mendapatkan misi khusus untuk melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya koperasi desa. Mahasiswa diharapkan mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat mengenai manajemen koperasi yang profesional.

"Kita titipkan penguatan kelembagaan desa, khususnya Koperasi Merah Putih. Mahasiswa bisa memberikan pelatihan praktis seperti tata kelola keuangan, pembuatan pembukuan yang baik, hingga komunikasi edukasi kepada masyarakat di lokasi KKN," ujar Prof. Hartono usai acara pelepasan di Auditorium UNS.

Prof. Hartono juga memastikan aspek keamanan para mahasiswa selama di lapangan telah terjamin, termasuk perlindungan melalui BPJS bagi seluruh peserta KKN. Ia menegaskan untuk daerah bencana, UNS menerjunkan tim khusus secara terpisah, sehingga peserta KKN reguler ini fokus pada pengembangan potensi desa.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi, Ahmad Zabadi, mengungkapkan pendampingan mahasiswa sangat dibutuhkan untuk melakukan transfer knowledge dan teknologi kepada pengurus koperasi di tingkat desa. Hal ini bertujuan agar administrasi dan pengelolaan koperasi menjadi lebih akuntabel dan adaptif terhadap perubahan teknologi.

"Kami berharap mahasiswa bisa memberikan pendampingan kepada pengurus dan pengawas Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini pemerintah tengah mengejar penyelesaian pembangunan gerai fisik dan pergudangan sarana usaha koperasi di berbagai wilayah sesuai arahan Presiden," kata Ahmad Zabadi.

Sinergi antara perguruan tinggi dan Kementerian Koperasi ini diharapkan mampu mengakselerasi perkembangan ribuan koperasi desa yang sudah beroperasi di Indonesia. Dengan hadirnya mahasiswa, pengelolaan ekonomi desa diharapkan tidak lagi sekadar konvensional, namun mulai merambah pada manajemen modern yang lebih efisien. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....