Rumah Warga Sragen Terbakar, Diduga Usai Basmi Sarang Tawon

  • 17 Des 2025 19:31 WIB
  •  Surakarta

KBRN,Sragen: Kebakaran rumah terjadi di Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Rabu (17/12/2025) pagi. Diduga kejadian kebakaran karena bara api dari sisa-sisa pembasmian sarang tawon pada sebuah kayu kering tak jauh dari rumah yang terbakar.

Informasi yang dihimpun, rumah yang terbakar milik Hadi Waluyo Kasidin di Dukuh Karang RT 4, Desa Gading, Kecamatan Tanon. Kejadian saat subuh atau sekitar pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Bermula dari Ledakan, Bengkel Tirtonadi Motor Solo Terbakar

Budi Rahmanto salah satu perangkat desa setempat dalam laporannya menyampaikan, kejadian bermula saat korban pulang dari masjid melihat api di sebelah kanan rumah (gandok). Saat bersamaan korban mendengar teriakan dari istrinya yang berada di dalam rumah.

Mengetahui ada kebakaran selanjutnya korban berteriak meminta tolong. Datanglah sejumlah warga untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Warga juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanon dan diteruskan ke Pemadam Kebakaran.

Baca juga: Gegara Listrik Konslet, Dua Rumah di Sragen Terbakar

Kapolsek Tanon Iptu Priyatno membenarkan adanya kejadian kebakaran di wilayah Desa Gading. Tiga unit mobil pemadam kebakaran berhasil menjinakkan si jago merah.

"Sesuai pengakuan Istri korban dan saksi di duga sumber api berasal dari pohon mati yang berada di samping kanan (timur). Malam sebelumnya sekira Magrib Selasa (16/12) pohon tersebut dibakar karena di dalam ada sarang tawon," ucap Kapolsek.

Diduga sisa pembakaran sarang tawon belum sepenuhnya padam, bara api menyala dan membakar rumah gandok yang digunakan untuk dapur. Rumah dan dinding yang terbuat dari anyaman bambu memudahkan api membakar bangunan hingga ludes.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kerugian ditaksir kurang lebih Rp.30.000.000," ucap Iptu Priyatno.

Pihaknya lantas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat berkegiatan menggunakan api. Sebelum pergi atau meninggalkan rumah harus dipastikan api sudah benar-benar padam, agar kejadian kebakaran tak terulang. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....