DWP Surakarta Teguhkan Peran Perempuan untuk Indonesia Emas
- 11 Des 2025 19:18 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Peringatan Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Surakarta menghadirkan momen refleksi mendalam di Balai Tawang Arum, Balai Kota Surakarta, Kamis (11/12/2025).
Mengusung tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, acara ini menegaskan kembali pentingnya kontribusi perempuan dalam membangun karakter dan kualitas generasi masa depan.
Ketua DWP Kota Surakarta, Mukilah Budi Murtono, membacakan sambutan Ketua Umum DWP Pusat yang menekankan bahwa peringatan tahun ini bukan sekadar seremoni, melainkan ajakan untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi emas Indonesia. Ia menyampaikan bahwa masa depan bangsa bergantung pada kualitas pengasuhan dalam keluarga yang mencakup kasih sayang (asih), perawatan dan nutrisi yang tepat (asuh), serta stimulasi pendidikan yang cukup (asah).
“Indonesia Emas 2045 tidak dilahirkan secara instan. Ia dibangun dari keteladanan hari ini, dari kerja keras yang kita tanam dalam keluarga dan organisasi,” ujarnya.
Mukilah juga memberikan apresiasi kepada seluruh anggota DWP Kota Surakarta atas partisipasi dalam penggalangan dana untuk korban bencana di Sumatra, serta mengajak seluruh anggota untuk terus menjaga kekompakan dan kontribusi nyata dalam pembangunan keluarga dan bangsa.
“Semoga di ulang tahun ke-26 ini kita semakin dapat bersinergi dan dapat melaksanakan tugas-tugas kita sebagai anggota Dharma Wanita, sebagai pendamping, sebagai istri pendamping suami dan dapat berperan serta dalam pembangunan bangsa dan negara kita,” kata Mukilah.
Penasehat DWP Kota Surakarta, Venessa Respati, turut memberikan pesan kuat terkait pentingnya pendidikan karakter di era digital. Ia menegaskan bahwa kecerdasan tanpa adab akan melahirkan kekosongan nilai.
“Anak-anak kita pintar, tetapi tanpa karakter dan adab, itu sangat memprihatinkan. Pendidikan utama tetap berada di rumah,” katanya menegaskan.
Venessa juga mendorong DWP untuk terus menjadi ruang yang hangat, inklusif, dan berdaya bagi anggotanya. Ia mengajak seluruh perempuan agar menunjukkan organisasi wanita bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi memiliki kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Semoga Dharma Wanita Persatuan Kota Surakarta terus tumbuh menjadi di organisasi yang kuat, berdaya, dan memberi dampak yang nyata. Dan semoga setiap langkah yang kita ambil membawa manfaat bagi keluarga, masyarakat, generasi muda yang akan meneruskan bangsa ini,” ucap Venessa.
Dengan usia ke-26, DWP Kota Surakarta diharapkan semakin solid, inovatif, dan konsisten memperkuat program yang berkaitan dengan peningkatan kualitas keluarga, pengasuhan positif, kesehatan, ekonomi perempuan, hingga penguatan nilai kebangsaan. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....