Jalan Sragen-Solo Rusak Parah serta Minim PJU, Picu Lakalantas
- 21 Nov 2025 21:10 WIB
- Surakarta
KBRN, Sragen: Jalan Raya Sragen-Solo mengalami kerusakan parah di ruas Jati Masaran hingga Kecamatan Kebakkramat Kabupaten Karanganyar. Bahkan kerusakan jalan tersebut berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, utamanya pengendara sepeda motor.
Informasi dari warga sekitar sering terjadi kecelakaan lalu lintas, kebanyakan pemotor karena tidak mengetahui adanya banyak lubang. Kondisinya semakin parah saat hujan turun, lantaran kubangan tertutup air.
Pantauan RRI dari Masaran sampai palur memang banyak lubang. Saat hujan lubang tersebut tertutup genangan air dan membahayakan pemotor. Kondisi semakin parah saat malam hari karena minim PJU (penerangan jalan umum).
Kerusakan jalan sebagian sudah ditambal sementara oleh petugas. Jalan nasional penghubung Solo, dengan Sragen itu akan diperbaiki dengan rabat beton. Proyek dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum secara bertahap mulai akhir tahun ini hingga 2027 mendatang.
Joko Warga Masaran mengaku setiap hari melintasi jalan nasional dari Masaran sampai Solo. Dia menyebut memang kondisinya banyak lubang. "Saya setiap hari melintas Masaran-Solo banyak banget lubang yang membahayakan pengendara motor," ucap dia, Kamis (20/11/2025).
Pihaknya mengaku sering mengetahui terjadi kecelakaan lalu lintas akibat terperosok lubang. Joko berharap percepatan perbaikan untuk mengantisipasi warga yang celaka jatuh
karena terperosok lubang semakin banyak.
"Sebelum banyak korban jiwa kami mohon pemerintah memperbaiki jalan khususnya yang dari Masaran ke Kebakkramat itu."
Kerusakan jalan nasional itu langsung direspon Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng 4 (Sragen Karanganyar Wonogiri) Sriyanto Saputro. Saat dihubungi wartawan politisi Partai Gerindra itu mengungkapkan Jalan Palur-Sragen, terutama Palur sampai Masaran ada Program Preservasi pada 2025-2027 dengan anggaran multiyears.
"Perbaikan jalan berlubang itu dilakukan secara bertahap melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU)," ujarnya.
Sriyanto menyatakan kerusakan jalan Palur-Sragen sudah pernah dirapatkan di tingkat komisi di DPR. Dia sejak awal menyuarakan perbaikan kerusakan jalan nasional agar tidak mengakibatkan kecelakaan, terutama di jalur Palur-Masaran-Sragen.
Dia menyatakan Kementerian PU sudah merespons masukan DPR dan mulai 2025 hingga 2027 dialokasikan anggaran untuk Preservasi Jalan Nasional dengan total anggaran lebih dari Rp100 miliar.
"Selain itu untuk penerangan jalan kami juga mendesak Kementerian Perhubungan untuk memasang lampu guna menghindari kecelakaan karena masih ada titik titik yang gelap," ucap dia. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....