Maha Menteri Keraton Surakarta Akan Kumpulkan Keluarga
- 06 Nov 2025 03:56 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Maha Menteri Keraton Surakarta Kanjeng Gusti Panembahan Agung (KGPA) Tedjowulan mengklaim menjalankan fungsi ad interim Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat pasca Pakubuwono XIII wafat. Dia mengatakan akan mengumpulkan keluarga keraton dalam waktu dekat.
KGPA Tedjowulan ingin mempertemukan putra putri Pakubuwono XII dan Pakubuwono XIII untuk menata kembali Keraton bersama-sama. Hal itu dilakukannya sesuai SK Menteri Dalam Negeri nomor 430-2933 Tahun 2017 tentang Penetapan Status dan Pengelolaan Keraton Kasunanan Surakarta.
Ditemui di Loji Gandrung pada Rabu (5/11/2025), KGPA Tedjowulan juga menegaskan akan mengedepankan kerukunan antara keluarga besar Keraton. Agar tidak lagi ada permusuhan yang terjadi.
"Saya sebagai Maha Menteri Keraton Kasunanan Surakarta ini, nah saya dengan surutnya Pakubuwono XIII ini, nanti saya akan mengumpulkan semua putra-putri Pakubuwono XII dan putra-putri Pakubuwono XIII. Untuk menata bersama-sama agar tidak terjadi hal yang tidak baik, intinya kerukunan," kata KGPA Tedjowulan.
Pertemuan ini juga ditegaskan KGPA Tedjowulan bukan untuk menentukan suksesi kekosongan kepemimpinan Keraton Kasunanan Surakarta. Ditambahkan dirinya bahwa masih perlu waktu untuk memikirkan hal itu.
"Nanti untuk saat ini mungkin belum bicara masalah itu, nggih. Saya perlu waktu mungkin sekitar ya 40 hari lah untuk ini, kita diam dulu mendoakan berkonsentrasi sambil saya akan berkoordinasi di samping tadi para putra-putri dalam Pakubuwono XII dan putra-putri dalem Pakubuwono XIII dan Pemerintah," katanya menambahkan.
Sedangkan terkait keluarga inti telah sepakat mengangkat Gusti Purbaya sebagai penerus kepemimpinan Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, KGPA Tedjowulan membebaskan pandangan masing-masing. Namun dirinya tetap berfokus pada SK Kemendagri.
"Boleh saja kok, semua orang sekarang mau ngomong apa saja gitu. Tetapi dasar-dasar yang digunakan dari Kemendagri punya. Nanti mereka biar dijelaskan saja intinya itu apa gitu loh. Saya selaku yang tertua di situ, ya gitu. Ini baiknya ke depan itu seperti apa, gitu loh. Ojo mau ribut saja. Saya enggak suka, saya kira seperti itu," ujar KGPA Tedjowulan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....