Rentetan Awan Panas, BPPTKG: Masyarakat Tetap Tenang

  • 03 Nov 2025 20:28 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Klaten: Aktivitas gunung Merapi di perbatasan Yogyakarta dan jawa Tengah mengalami peningkatan dalam dua hari terakhir. Rentetan guguran awan panas gunung merapi terjadi sejak Minggu siang sampai dengan Senin dini hari sedikitnya telah terjadi tujuh kali awan panas.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Agus Budi Santoso kepada RRI membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun demikian masyarakat diharapkan tetap tenang dan tidak perlu panik karena peristiwa yang terjadi masih katagori cukup aman untuk melakukan aktivitas.

“Awan panas guguran merupakan peristiwa yang sering terjadi , jadi tidak perlu panik karena peritiwa seperti ini sudah berungkali terjadi. Sejauh ini jaraknya masih aman satu sampai dua kilo meter. Masyarakat masih aman untuk melakukan aktivitas,” kata Agus Budi Santoso kepada RRI, Senin (3/11/2025).

Dikatakan Agus Budi Santoso , menyikapi perekmbangan gunung merapi tersebut masyarakat diharapkan tetap melakukan siaga ataupun kewaspadaan. Potensi bahaya yang mungkin dapat terjadi yang ini awan panas dengan jarak luncur tujuh kilometer untuk sungai Krasak, Sungai Boyong dan sungai gendol lima kilometer.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten Syahruna menyikapi perkembangan Gunung merapi dengan banyak terjadinya guguran awan panas, melakukan pemantauan dikawasan lereng merapi. BPBD juga melakukan bantuan masker untuk antisipasi jika terjadi guguran awan panas kembali.

“Aktivitas merapi cukup tinggi, kita masih siaga. Sehingga tida malam kita memantau disana dan membagikan masker dan logistic untuk meningkatkan ronda disana, Untuk erupsinya kea rah barat daya semalam dan arah angin ke timur. Kita kena hujan abu tipis di tiga desa,” katanya.

Dikatakan Syahruna, hujan abu tipis telah terjadi di wilayah kemalang masing-masing Desa Balerante, Sidorejo dan Desa Tegalmulyo.Sejauh ini aktivitas masyarakat dikawasan itu tetap berjalan seperti biasa. Adam sutanto

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....