Mayat Nenek 80Th Ditemukan di Anak Sungai Bengawan Solo

  • 08 Sep 2025 14:36 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Sragen: Warga Dukuh Manisrejo Rt. 030/5 Desa Patihan Kecamatan Sidoharjo Kabupaten Sragen digemparkan dengan penemuan mayat berjenis kelamin perempuan, Minggu (7/9/2025). Penemuan mayat seorang perempuan itu tepi aliran sungai anak Bengawan Solo sekira pukul 14.30 WIB.

Informasi yang dihimpun, korban adalah Minem (85) warga Dukuh Tegalpucong RT 001 RW 007 Desa Ngesrep Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali.

Kejadian bermula saat dua orang pemancing Widodo dan Reza Saputra memancing di aliran sungai tersebut. Saat ingin turun ke sungai melihat ada mayat yang mengapung dalam keadaan telungkup dipinggir sungai.

Mengetahui hal tersebut kemudian pemancing itu turun ke sungai untuk memastikan benar-benar tubuh manusia. Ternyata setelah didekati mayat perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang beberapa hari terakhir.

Kedua saksi lantas melaporkan tersebut kepada warga sekitar dan perangkat desa. Sehingga masyarakat berdatangan ke lokasi penemuan mayat.

"Mayat tersebut seorang perempuan bernama mbah Minem yang meninggalkan rumah sekitar tiga hari lalu. Lalu saksi memberitahu warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sidoharjo," ujar Tri Mulyono Kades Patihan, Senin (8/9).

Kapolsek Sidoharjo AKP Harno membenarkan penemuan mayat seorang perempuan. Mayat langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan INAFIS bersama Tim Medis RSUD Sragen.

"Hasil pemeriksaan diketahui bahwa ditubuh korban tidak terdapat tanda-tanda kekerasan/penganiayaan. Seluruh badan sudah membengkak dan berbau, bagian mulut mengigit lidah," kata AKP Harno mewakili Kapolres AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Menurut Kapolsek, dari keterangan keluarga bahwa korban ikut anaknya di Sragen sejak tiga tahun yang lalu. Korban meninggalkan rumah tanpa berpamitan sejak hari Jumat 5 September 2025 dengan berjalan kaki.

Korban mempunyai riwayat penyakit kadang-kadang hilang ingatan kadang - kadang sehat (linglung/pikun).

"Dugaan kami beliaunya terperosok dan jatuh di bibir sungai, karena lokasi kejadian dari rumah anaknya itu hanya sekitar 150 meter. Memang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga dan pak kades," kata AKP Harno. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....