Walkot Banda Aceh Kunjungi Solo, Belajar Pengelolaan Limbah
- 18 Jun 2025 02:38 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal berkunjung ke Balai Kota Solo untuk bertemu dengan Wali Kota, Respati Ardi pada Senin (16/6/2025).
Dalam pertemuan keduanya ini diketahui Illiza Sa'aduddin Djamal ingin belajar bagaimana pengelolaan air limbah yang dilakukan Pemerintah Kota Solo. Nantinya menurut Wali Kota Banda Aceh, stafnya akan magang untuk bisa mempelajari hal tersebut.
"Kita memang akan memberikan pelayanan air limbah kepada masyarakat Kota Banda Aceh dan kita tahu Kota Surakarta sudah menjalankan itu dengan sangat baik, maka kita datang ke sini untuk belajar sebagai studi banding dan juga magang dari staf kita di Surakarta sampai dengan tanggal (20/6/2025) nanti," kata Illiza Sa'aduddin Djamal.
Ditambahkan Illiza Sa'aduddin Djamal bahwa dalam mempelajari pengelolaan air limbah tidak cukup sebentar. Apalagi menurutnya Kota Solo bisa menerapkan itu setelah lima tahun sosialisasi.
"Nah sistemnya ada sistem yang menggunakan pipanisasi atau memang seperti di Surakarta melayani sampai dengan ke rumah warga. Nah itu kita mau belajar tentang itu, bertukar dari pengalaman, mudah-mudahan ke depan bukan hanya air limbah, tetapi juga hal-hal lain yang mungkin bisa kita kolaborasikan antara Banda Aceh dan Surakarta ini," katanya menambahkan.
Menurut Wali Kota Banda Aceh juga bahwa dalam pengelolan air limbah perlu adanya kesadaran dari masyarakat. Beberapa warga merasa nyaman dengan kondisi air tanah uang ada. Padalah jika septic tank tidak disedot melebihi waktu yang ditentukan bisa berdampak pada pencemaran air tanah.
Sementara itu, Wali Kota Solo, Respati Ardi menyebutkan bahwa keberhasilan dalam pengelolaan air limbah tidak lepas dari tindakan Pemerintah sebelumnya yang sudah membawa Kota Bengawan mencapai 61 persen cakupan pelayanan air.
"Karena kami dari kerja keras Pemerintahan sebelumnya dari pengurus PDAM juga saat ini, kita bisa mencapai 61 persen cakupan pelayanan air dan terus meningkat," ucap Respati Ardi.
Lebih lanjut, Respati mengatakan bahwa ilmu dalam pengelolaan air limbah tentu sangat penting untuk dipelajari agar bisa dimanfaatkan dan berguna mengurangi dampak yang besar ke masyarakat. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....