Hindari Minuman Ini saat Berbuka

  • 25 Feb 2026 23:06 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Berbuka puasa identik dengan minuman manis dan segar untuk melepas dahaga setelah seharian menahan lapar. Namun, tidak semua minuman cocok dikonsumsi tepat saat waktu berbuka tiba.

Mengutip dari akun Instagram @bobbyida, teh manis hangat menjadi pilihan populer di banyak meja makan saat Ramadan. Padahal, terutama pada teh hitam yang tinggi tanin dan teh hijau yang kaya polifenol, kandungan tersebut dapat mengurangi penyerapan zat besi hingga 60–80 persen dan meningkatkan risiko anemia.

Bagi pecinta teh, bukan berarti harus berhenti sepenuhnya. Disarankan memberi jeda sekitar satu hingga dua jam setelah makan sebelum menikmati secangkir teh agar penyerapan nutrisi tetap optimal.

Kopi juga menjadi minuman favorit banyak orang untuk mengembalikan energi. Namun saat berbuka, tubuh dalam kondisi dehidrasi ringan karena belum mendapat asupan cairan sejak pagi.

Sifat kopi yang diuretik dapat menarik cairan dari dalam tubuh dan meningkatkan frekuensi buang air kecil. Jika dikonsumsi terlalu cepat saat berbuka, kondisi ini berpotensi memperparah dehidrasi.

Meski begitu, kopi tetap boleh dinikmati dengan cara yang lebih bijak. Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi terlebih dahulu dengan air putih dan makanan sebelum menyeruput kopi favorit Anda.

Minuman lain yang sedang tren adalah matcha, mulai dari matcha latte hingga es matcha sebagai takjil kekinian. Sama seperti teh, matcha mengandung polifenol yang dapat menghambat penyerapan zat besi jika diminum bersamaan dengan makanan.

Intinya, bukan berarti minuman tersebut harus dihindari sepenuhnya. Dengan pengaturan waktu yang tepat, tubuh tetap bisa mendapatkan manfaat nutrisi secara maksimal selama bulan puasa.

(Ridho Wicaksono)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....