Ramadan Light Festival Surakarta Diharapkan Menjadi Daya Tarik Wisata
- 23 Feb 2026 01:03 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota Surakarta melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membuka secara resmi gelaran Ramadan Light Festival dan Kampung Ramadan di kawasan Balai Kota pada Kamis, 19 Februari 2026.
Pembukaan secara resmi dilakukan Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani ditemani Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Maretha Dinar Cahyono serta mitra perbankan yang ikut merealisasikan event tahunan ini.
Ditemui setelah membuka langsung Ramadan Light Festival dan Kampung Ramadan di kawasan Balai Kota, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani berharap agenda tahunan ini bisa dinikmati masyarakat dan menjadi daya tarik wisata.
"Harapannya tidak hanya dari masyarakat Kota Surakarta yang bisa menikmati, tapi ini merupakan salah satu daya tarik wisata juga, di mana event-event di Kota Surakarta ini selalu menjadi perhatian bagi semua pihak termasuk dari para pendatang, kemudian wisatawan yang ingin menghabiskan waktu di Kota Surakarta," kata Astrid Widayani.
Ditambahkan Astrid Widayani juga, bahwa dalam suasana lebaran atau mudik, Kota Surakarta selalu menjadi destinasi paling banyak dikunjungi para pemudik. Sehingga menjadi keunikan tersendiri.
"Uniknya adalah Kota Surakarta ini merupakan salah satu destinasi mudik. Paling banyak mereka mudiknya ke Surakarta karena kawasan Solo Raya ini pusat Hubnya ada di Surakarta," katanya menambahkan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, menjelaskan konsep Ramadan Light Festival tahun ini menonjolkan nilai toleransi karena digelar beriringan dengan perayaan Imlek.
"Tahun ini Ramadan Light Festival berbarengan dengan perayaan Imlek, sehingga lampion Imlek dan Ramadan beririsan dan tetap mengedepankan toleransi. Lampion dipasang di sepanjang koridor Jalan Jenderal Sudirman dengan total 44 lampion gabungan Ramadan dan Imlek," ucap Maretha Dinar Cahyono.
Maretha Dinar Cahyono menambahkan, festival ini berlangsung mulai pertengahan hingga akhir Ramadan, dengan menghadirkan puluhan stan UMKM untuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Pemerintah Kota Surakarta berharap, Ramadan Light Festival dapat memperkuat citra Solo sebagai kota wisata budaya, sekaligus menghadirkan suasana Ramadan yang hangat, tertib, dan ramah bagi seluruh pengunjung. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....