Tujuh Atlet SKO Solo Ikuti Yogyakarta Open Tournament VI 2026

  • 01 Sep 2026 12:45 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Sebanyak tujuh atlet SMP Negeri Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kota Surakarta mengikuti International Karate Championship Yogyakarta Open Tournament VI 2026 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta. Kejuaraan tersebut berlangsung 28-30 Agustus 2026.

Keikutsertaan para atlet menjadi bagian dari tryout untuk mengukur kemampuan teknik sekaligus meningkatkan mental dan pengalaman bertanding. Ajang tersebut juga dipersiapkan sebagai salah satu sarana menghadapi kompetisi berikutnya, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA).

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Muhammad Bilal, mengatakan kompetisi seperti Yogyakarta Open Tournament penting bagi atlet muda untuk menguji kesiapan sebelum menghadapi pertandingan yang lebih besar.

“Tentunya kami mengapresiasi penyelenggara yang mengadakan kompetisi ini. Bulan depan juga akan ada POPDA. Ini menjadi media untuk melatih mental sekaligus menguji kesiapan atlet-atlet Kota Surakarta agar ketika mengikuti POPDA nanti bisa lebih matang dan lebih mampu menguasai pertandingan,” ujarnya saat mendampingi pertandingan.

Menurut Bilal, pengalaman menghadapi lawan dari berbagai daerah dapat menjadi modal bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan. Ia menilai prestasi dalam bentuk medali bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam mengikuti kompetisi.

“Harapannya tentu kita mendapatkan juara. Namun, menjadi juara bukan satu-satunya poin utama. Kegiatan ini harus menjadi pacuan bagi atlet-atlet muda kita untuk terus berkembang, terus berlatih dengan giat, sehingga ke depan bisa lebih sukses lagi,” katanya.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Surakarta, Sugeng Riyanto, mengatakan kehadiran pihaknya dalam kejuaraan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet muda Kota Surakarta.

“Hari ini Komisi IV ikut hadir di arena pertandingan karate. Solo, dalam hal ini SKO, menerjunkan tujuh atlet. Bersama atlet dari berbagai daerah dan tempat lainnya, atmosfer pertandingannya luar biasa,” ujar Sugeng.

Ia menilai keikutsertaan atlet dalam kejuaraan tingkat internasional tersebut memberikan kesempatan untuk menambah jam terbang. Pengalaman bertanding di luar daerah juga diharapkan dapat meningkatkan kesiapan atlet dalam menghadapi kompetisi selanjutnya.

“Ini betul-betul menambah jam terbang bagi anak-anak untuk bisa berkompetisi dengan semakin baik lagi,” katanya.

Keikutsertaan tujuh atlet SMP Negeri SKO Kota Surakarta diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. Selain kemampuan teknik, para atlet juga mendapatkan pengalaman untuk membangun mental dan kepercayaan diri dalam menghadapi pertandingan. (Ryan Assyidiqi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....