Persiapan Nataru, Proyek Multi Years Jalan Raya Sragen-Solo Dikebut
- 11 Des 2025 12:56 WIB
- Surakarta
KBRN,Sragen: Proyek perbaikan Jalan Raya Sragen-Solo ruas Masaran-Palur Karanganyar dikebut sebagai persiapan Nataru (Natal dan Tahun Baru). Proyek jalan nasional yang digelontor Rp 118 miliar itu dilaksanakan multi years ditarget rampung 2027.
Pantauan rri.co.id di lokasi Kamis (11/12) pekerjaan perbaikan jalan yang sebelumnya menyasar wilayah Pulosari Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar kini sudah menyasar wilayah Masaran. Tepatnya di sebelah selatan SPBU Jati, Kecamatan Masaran.
Baca Juga: Persiapan Nataru, Petugas Gabungan Rampcheck Armada Bus Pariwisata
Ruas selatan SPBU Jati yang sering rusak dikerjakan lebih awal untuk persiapan Nataru. Jalan eksisting dikeruk dan dilakukan pemadatan ulang kemudian dibuat rigid beton.
Sementara pekerjaan rigid beton di wilayah Pulosari, Kebakkramat sebagian sudah selesai. Pekerjaan tinggal di sebelah selatan gapura selamat datang Kabupaten Karanganyar.
Baca Juga: DPUPR Karanganyar Kebut Perbaikan Jalan Sebelum Nataru Selesai
Pelaksana Proyek Jalan Raya Sragen-Solo Bahtiar Widianto menjelaskan, rencana perbaikan jalan menyasar ruas Fly Over Palur sampai jembatan Jati Masaran. Panjang pekerjaan sekitar 12 KM.
"Tapi ada beberapa spot yang tidak kita tangani karena kondisi masih mantap, jadi yang kita tangani sekitar 9,23 KM," ucap dia belum lama ini.
Adapun pekerjaan yang dilakukan yakni sebagian rigid beton dan sebagian lagi aspal. Untuk rigid beton di perempatan-perempatan serta lokasi yang perlu ditangani dengan kerusakan parah.
Kemudian ada aspal satu lapis AC-WC (Asphalt concrete - wearing course) dan juga aspal dua lapis. "Ada dua kriteria di situ. Semua kita tangani kanan kiri Sragen-Solo maupun sebaliknya," kata dia.

Rambu-rambu terpasang di jalan Sragen-Solo mendekati area perbaikan jalan nasional di ruas Jati, Kecamatan Masaran. (Foto/RRI Mulato Ishaan)
Dikatakan Bahtiar, proyek perbaikan jalan nasional multi years dari 2025-2027. Namun pihaknya juga mengejar persiapan jalur Nataru. Karenanya proyek yang ditangani kondisinya yang paling parah dengan beton rigid.
"Kalau 2025 hanya rigid beton sepanjang 1,7 KM kita ambil yang paling parah. Yang sana ke Palur nanti 2026. Ini anggaran total Rp118 miliar (APBN)."
Diberitakan sebelumnya anggota Komisi V DPR RI Sriyanto Saputra menyampaikan, program preservasi Jalan Palur-Masaran dilakukan secara multi years hingga 2027. Proyek tersebut ditangani langsung Kementerian Pekerjaan Umum.
"Saat rapat Komisi sejak awal kami menyuarakan rusaknya jalan dari Masaran-Palur dan sudah direspon Kementerian PU. Mulai 2025 ini hingga 2027 ada program preservasi jalan nilainya kalau gak salah Rp 100 M lebih melalui Balai Jalan Nasional Jateng/DIY sudah dimulai pelaksanaannya," ucap politikus Partai Gerindra itu.
Anggota DPR-RI dari Dapil IV Jateng, Sragen, Karanganyar dan Wonogiri itu juga mengusulkan tambahan lampu penerangan jalan umum (PJU). "Kami juga mendesak Kementerian Perhubungan untuk memasang lampu guna menghindari kecelakaan, karena masih ada titik-titik yang gelap," ucap dia. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....