Bukan Cuma Sekadar Kue, Ini Alasan Tiramisu Jadi Hits Sepanjang 2026
- 30 Sep 2026 14:11 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID., Surakarta - Pernah ngerasa akhir-akhir ini lini masa media sosial dipenuhi kue lembut bertabur cokelat bubuk? Yap, tiramisu lagi benar-benar naik daun sepanjang tahun 2026 karena kelezatannya sukses memikat hati banyak pencinta kuliner global.
Menariknya, hidangan penutup asal Italia ini sekarang hadir dalam berbagai variasi modern yang bikin penasaran banyak orang. Dilansir dari The Guardian, 11 September 2026, demam tiramisu merambah ke mana-mana, mulai dari sajian es krim yang menyegarkan, aneka kue kering, hingga racikan kopi berasa tiramisu yang menggugah selera.
Antusiasme luar biasa ini terlihat jelas dari sebuah kafe bernama Marrone di London yang resmi dibuka sejak Agustus 2026. Uniknya, kafe tersebut hanya fokus menjual tiramisu, dan hasilnya adalah seluruh stok makanan mereka langsung ludes terjual hanya dalam waktu dua setengah jam saja!
Supermarket besar pun ikut kecipratan untung besar berkat demam kuliner ini. Catatan dari The Guardian menunjukkan bahwa angka penjualan tiramisu di jaringan supermarket Tesco naik sebesar 5 persen, sementara M&S melonjak drastis hingga mencapai 27 persen dibanding tahun lalu.
Di balik popularitasnya yang meroket tajam, tiramisu ternyata menyimpan sebuah cerita sejarah yang cukup panjang dan menarik. Mengutip laporan CNN Travel (3 Agustus 2024), dessert legendaris ini pertama kali diciptakan oleh koki pastri bernama Roberto Linguanotto di restoran Le Beccherie yang berlokasi di Treviso pada tahun 1972.
Buat kamu yang penasaran dengan rasanya, bayangkan saja kelezatan perpaduan biskuit ladyfingers atau yang sering disebut sebagai kue spons lonjong kering berpori. Biskuit ini sangat jago menyerap cairan kopi espresso tanpa membuatnya menjadi hancur.
Ketika biskuit tersebut dipadukan dengan keju mascarpone yaitu keju segar khas Italia yang super creamy, bertekstur lembut, lumer di mulut, serta memiliki rasa gurih ringan bukan asin, ditambah taburan bubuk kakao di atasnya, maka terciptalah kombinasi rasa manis, pahit kopi, dan gurih yang melebur jadi satu.
Kombinasi rasa yang sangat unik inilah yang membuat tiramisu menjadi begitu mudah dikreasikan ke dalam berbagai menu baru tanpa sedikitpun kehilangan ciri khas aslinya. Fenomena luar biasa ini membuktikan bahwa makanan klasik akan selalu relevan jika dikemas secara apik mengikuti perkembangan zaman, sehingga apakah kamu lebih memilih tiramisu klasik yang autentik atau justru penasaran mencicipi berbagai olahan rasa tiramisu modern? (Dinar/ Sigit Purnomo, Mahasiswa D3 Bahasa Inggris UNS, Magang di RRI Surakarta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....