Wedang Jahe Tetap Hangat di Tengah Tren Minuman Kekinian
- 15 Sep 2026 10:38 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Wedang jahe menjadi salah satu minuman tradisional yang masih digemari masyarakat di tengah maraknya berbagai minuman kekinian yang digemari kawula muda. Penikmat wedang jahe pun Minuman berbahan dasar jahe ini dikenal memiliki rasa hangat dengan sensasi sedikit pedas yang khas. Kesederhanaan bahan dan cara penyajiannya membuat wedang jahe tetap mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia.
Wedang jahe umumnya dibuat dengan merebus jahe bersama air hingga aroma dan sarinya keluar. Setelah itu, air rebusan dapat ditambahkan gula merah atau gula pasir untuk memberikan rasa manis. Sejumlah bahan lain seperti serai dan perasan jeruk juga kerap digunakan untuk menambah cita rasa.
Menurut biyyu, salah seorang mahasiswa mengatakan, jahe tetap menjadi minuman favorit, ditengah dingginya cuaca dimalam hari. “ bagi saya, teman terbaik saat cuaca dingin yaitu minuman jahe. Rasa hangatnya itu sampai masuk ke badan, jadi setelah minum badan terasa hangat”, ungkapnya.
Bagi sebagian masyarakat, wedang jahe tidak hanya menjadi minuman untuk menghangatkan tubuh. Jahe juga telah lama digunakan sebagai bagian dari pengobatan tradisional. National Center for Complementary and Integrative Health atau NCCIH menyebut jahe telah digunakan sejak dahulu dan telah diteliti, salah satunya terkait keluhan mual dan muntah.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga menyebut jahe sebagai salah satu tanaman obat tradisional yang populer di masyarakat. Minuman berbahan jahe kerap dikonsumsi ketika cuaca dingin atau hujan karena memberikan sensasi hangat. Kebiasaan tersebut membuat wedang jahe tetap memiliki tempat dalam keseharian masyarakat.
Cara membuat wedang jahe pun cukup sederhana dan dapat dilakukan di rumah. Jahe dicuci hingga bersih kemudian dimemarkan agar sari dan aromanya lebih mudah keluar. Jahe selanjutnya direbus bersama air selama beberapa menit, kemudian disaring dan diberi pemanis sesuai selera sebelum disajikan hangat.
Selain diminum saat cuaca dingin, wedang jahe dapat menjadi teman bersantai pada pagi maupun malam hari. Aroma rempah yang kuat memberikan karakter berbeda dibandingkan kopi, teh, maupun minuman modern lainnya. Minuman ini sekaligus menjadi pilihan sederhana untuk menikmati kembali cita rasa bahan lokal.
Di tengah perkembangan tren kuliner dan hadirnya beragam minuman modern, wedang jahe masih mampu mempertahankan keberadaannya. Bahan yang mudah diperoleh, proses pembuatan yang praktis, serta cita rasa khas menjadi sejumlah alasan minuman tradisional ini tetap diminati. Segelas wedang jahe pun menjadi cara sederhana bagi masyarakat untuk menikmati kehangatan sekaligus mengenal kembali kekayaan minuman tradisional Indonesia. ( Fara – Abi LPU)
Referensi
* Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) – Manfaat Minuman Jahe Bagi Tubuh.
* National Center for Complementary and Integrative Health (NCCIH) – Ginger: Usefulness and Safety.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....