Soto Bathok Kuliner Tradisional, Unik dan Penggugah Selera

  • 04 Agt 2026 11:58 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID - Surakarta - Soto Bathok merupakan salah satu kuliner yang memiliki cita rasa gurih dan tampilan yang unik. Hidangan ini dikenal karena disajikan menggunakan bathok atau tempurung kelapa sebagai mangkuknya.

Nama Soto Bathok berasal dari wadah penyajiannya yang menggunakan tempurung kelapa. Dalam bahasa Jawa, tempurung kelapa disebut "bathok", sehingga masyarakat kemudian mengenal hidangan ini dengan nama Soto Bathok. Penyajian yang khas memberikan pengalaman makan yang berbeda dibandingkan soto pada umumnya.

Soto Bathok biasanya memiliki kuah bening yang berasal dari kaldu sapi atau ayam sehingga menghasilkan rasa gurih yang ringan namun kaya rempah. Isinya terdiri atas nasi, potongan daging sapi atau ayam, tauge, kol, daun seledri, daun bawang, dan taburan bawang goreng. Perpaduan bahan-bahan tersebut menciptakan cita rasa yang hangat dan nikmat.

Salah satu daya tarik Soto Bathok adalah suasana tempat makannya yang umumnya berada di kawasan pedesaan atau di tengah persawahan. Pengunjung dapat menikmati semangkuk soto sambil menikmati udara segar dan pemandangan alam yang asri. Suasana tersebut membuat pengalaman bersantap menjadi lebih berkesan.

Salah satu pengunjung warung soto bathok bernama Mini mengatakan soto bathok dengan wadah bathok memiliki daya tarik tersendiri. “ Unik gitu ya, mangkuk soto nya terbuat dari bathok atau tempurung kelapa”.

Selain soto, berbagai lauk pendamping juga tersedia untuk melengkapi hidangan. Sate usus, sate telur puyuh, tempe goreng, dan aneka gorengan menjadi pilihan favorit para pengunjung. Kombinasi lauk tersebut membuat Soto Bathok semakin mengenyangkan dan kaya cita rasa.

Harga Soto Bathok relatif terjangkau sehingga dapat dinikmati oleh berbagai kalangan. Dengan biaya yang ramah di kantong, pengunjung sudah dapat menikmati sajian soto lengkap beserta lauk pendampingnya. Tidak heran jika kuliner ini selalu ramai dikunjungi, baik oleh masyarakat lokal maupun wisatawan dari berbagai daerah.

Mulyani salah satu penjual soto bathok di Kota Klaten mengatakan, pemakaian mangkok dari bathok lebih hemat. “ Soto bathok yang mangkok dari bathok kelapa leboh hemat, soalnya tidak gampang pecah”, ungkapnya.

Seiring berkembangnya wisata kuliner, Soto Bathok semakin dikenal luas melalui media sosial dan berbagai rekomendasi wisata. Banyak orang tertarik mencobanya karena perpaduan antara cita rasa tradisional, penyajian yang unik, dan suasana makan yang alami. (Fara LPU)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....