Ini Perbedaan Bihun dan Soun
- 22 Jul 2026 05:42 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sekilas, bihun dan soun terlihat sangat mirip sehingga banyak orang sering tertukar saat membelinya. Padahal, kedua jenis mi tipis ini memiliki bahan baku, tekstur, dan karakteristik yang berbeda.
Mengutip akun Instagram @apabedanyaya, bihun merupakan mi tipis yang dibuat dari tepung beras. Karena berasal dari beras, bihun memiliki warna putih kusam sebelum maupun sesudah dimasak.
Setelah direbus, bihun cenderung tetap berwarna putih dan tidak menjadi bening. Teksturnya pun lebih padat, sedikit rapuh, serta tidak terlalu kenyal saat dikunyah.
Sementara itu, soun dibuat dari pati atau tepung yang berasal dari berbagai umbi dan kacang-kacangan. Bahan yang paling umum digunakan adalah pati kacang hijau, kentang, atau ubi.
Perbedaan bahan baku tersebut membuat soun memiliki karakter yang khas. Setelah dimasak, soun berubah menjadi transparan sehingga sering disebut sebagai mi kaca atau glass noodles.
Selain tampilannya yang bening, soun juga memiliki tekstur yang lebih kenyal dan licin dibanding bihun. Mi ini tidak mudah putus sehingga cocok digunakan dalam berbagai hidangan berkuah maupun tumisan.
| Baca juga: Matcha dan Green Tea, Apa Bedanya? |
Dalam dunia kuliner, pemilihan antara bihun dan soun biasanya disesuaikan dengan jenis masakan. Bihun lebih sering digunakan untuk bihun goreng atau soto, sedangkan soun banyak ditemukan pada sup, bakso, capcai, hingga aneka isian lumpia.
Meski memiliki bentuk yang hampir sama, keduanya memberikan sensasi makan yang berbeda. Perbedaan tekstur inilah yang membuat setiap hidangan memiliki cita rasa dan pengalaman tersendiri.
Memahami perbedaan bihun dan soun dapat membantu masyarakat memilih bahan yang tepat saat memasak. Dengan begitu, hasil masakan akan lebih sesuai dengan karakter hidangan yang diinginkan.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....