Hidden Gem Warung Tradisional di Solo
- 23 Feb 2026 11:30 WIB
- Surakarta
RRI,CO.ID, Surakarta - Kalau "Hidden Gem kafe sudah biasa dibahas, sekarang saatnya masuk ke "The Real Solo". Hidden gem warung tradisional di Solo itu biasanya nyelip di dalam gang, di teras rumah warga, atau bahkan di bawah pohon besar, tapi rasanya bikin lidah "menjerit" bahagia.
Ada beberapa daftar warung tradisional yang vibe-nya otentik banget dan wajib kamu datangi kalau mau merasakan POV warga lokal. Banyak yang jual cabuk rambak, tapi yang di dalam gang kecil area Pasar Gede punya rasa yang beda.
Berisi ketupat iris tipis, saus wijen putih yang gurih-pedas-manis, dan kerupuk karak. Tempatnya sangat sempit dan harus "blusukan" di antara pedagang pasar. POV yang didapat duduk di kursi kayu kecil sambil melihat hiruk pikuk pasar pagi.
Banyak orang tahu Soto Gading langganan Presiden Ri ke-7 Jokowi, tapi cobalah cari Soto Gading II atau soto-soto kecil di area Baluwarti (dalam benteng keraton). Dengan menu utama soto ayam,dengan kuah bening serta deretan gorengan, sate paru, dan perkedel yang melimpah di atas meja, memanjakan mata kita untuk menyantapnya. Hidden factor, suasananya sangat homey, seperti makan di ruang tamu nenek sendiri.
Warung Pecel Menang (Pasar Kembang) ini adalah tempat rahasia para pecinta sarapan pagi di Solo. Dengan menu nasi pecel dengan bumbu kacang yang teksturnya kasar dan sangat medok, ditambah bongko (olahan kacang tolo).
Hidden factor ini antreannya "diam-diam menghanyutkan". Anda harus siap berebut kursi dengan bapak-bapak yang baru pulang dari pasar.
Lupakan cafe modern sebentar. Ini adalah tempat lahirnya Nasi Bandeng di wedangan Pakdhie yang legendaris. Menu spesial nasi kucing dengan potongan bandeng tanpa duri yang dimasak bumbu kecap meresap,serta cokelat jahe sebagai minuman andalan.
Hidden f actor terletak di teras rumah kuno yang gelap tapi sangat syahdu. Pakai arang untuk memanaskan makanan dan minumannya. POV, ngobrol pelan sambil membakar sate kulit di atas anglo, itu sangat menarik.
Tahok adalah kuliner akulturasi Tionghoa-Jawa yang mulai langka. Dengan menu kembang tahu sutra yang sangat lembut diguyur kuah jahe manis hangat. Hidden factor, gerobaknya kecil, seringkali habis sebelum jam 10 pagi. Instagrammable spot bisa didapat dengan kontrasnya mangkuk ayam jago merah dengan tekstur putih bersih dari tahoknya.
Kalo anda pergi ke Solo, jangan sungkan buat tanya ke tukang parkir atau abang becak, "Warung sing paling enak tapi mblusuk teng pundi nggih, Pak?" (Warung yang paling enak tapi nyelip di mana ya, Pak?-red). Itu cara tercepat nemu hidden gem asli. (Aditya Wardhana)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....