Dari Perkarangan ke Segelas Wedang: Jahe dan Kesehatan Keluarga

  • 07 Okt 2026 12:13 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Segelas sajian jahe hangat yang dihiasi dengan daun pandan ternyata bisa dimulai dari halaman rumah kita sendiri. Jahe (Zingiber Officinale) adalah tanaman rimpang yang telah lama digunakan sebagai bumbu dan bahan untuk pengobatan tradisional. Kementerian Kesehatan berupaya memanfaatkan tanaman seperti ini melalui program pelatihan Taman Obat Keluarga (TOGA) untuk menjaga kesehatan masyarakat. Rimpangnya yang berbentuk berlekuk dan berwarna krem kecokelatan menjadi bahan utama berbagai ramuan masakan di rumah tangga.

Menurut penelitian dari Badan Riset dan Inovasi Nasional yang diterbitkan dalam jurnal Berita Biologi, jahe tidak menghasilkan buah atau biji sehingga berkembang biak melalui rimpang. Ini berarti masyarakat yang ingin mengolah jahe di rumah bisa memulai dengan rimpang, bukan biji. Penelitian yang sama juga menyebutkan bahwa terbatasnya varietas unggul menjadi salah satu faktor penghambat produktivitas jahe. Oleh karena itu, memilih rimpang yang sehat dan segar menjadi langkah penting bagi petani skala kecil maupun besar.

Penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional mengungkapkan bahwa gingerol, senyawa yang terdapat dalam jahe, memiliki fungsi sebagai imunomodulator. Di sisi lain, pelatihan TOGA dari Kementerian Kesehatan mencakup pengenalan tentang konsep TOGA dan jenis tanaman obat untuk masyarakat. Dengan pengetahuan dasar ini, keluarga dapat lebih efektif memanfaatkan tanaman yang ada di sekitarnya. Jahe bukan hanya sekedar bumbu masakan, tetapi juga bagian dari usaha untuk menjaga kesehatan anggota keluarga.

Namun demikian, manfaat jahe yang dibahas dalam studi ilmiah tidak berarti bahwa jahe bisa menggantikan pengobatan medis. Masyarakat yang ingin rutin mengonsumsi jahe, terutama ibu hamil, orang dengan kondisi kesehatan tertentu, atau yang sedang dalam pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis. Dengan dosis yang tepat, segelas minuman jahe dari halaman rumah dapat menjadi pilihan yang memberikan kehangatan dan kesegaran. (Barista/ Risa Magang LPU)

Referensi:

  • Badan Riset dan Inovasi Nasional

  • Kementerian Kesehatan

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....