Pos Yandu Garda Terdepan Cegah Stunting
- 17 Sep 2026 12:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID - Surakarta - Stunting adalah gangguan pertumbuhan anak akibat kurangnya asupan gizi sejak 1.000 hari pertama kehidupannya, yaitu sejak ia berada di dalam kandungan sampai berusia 2 tahun. Faktor penyebabnya banyak hal, seperti faktor genetik, kelainan bawaan lahir, rendahnya asupan nutrisi, hingga infeksi berulang.
Dampak stunting kata Ketua Pemberitaan RRI Surakarta pada komentar yang terangkum Warta Pagi RRI Surakarta Kamis (16 September 2026) menyebut, stunting tidak hanya dilihat dari tampilan fisik anak yang lebih kecil dan pendek dari rata-rata anak seusianya, namun juga pada perkembangan otak dan kemampuan belajar anak. Bahkan, dampak stunting dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko anak mengalami berbagai penyakit kronis.
Menyikapi hal itu Posyandu gandu disitulah sangat berperan cegah stunting, mengingat Posyandu merupakan ujung tombaknya. Berkeyakinan Posyandu kuat dipastikan stunting turun.
Posyandu Gandu bukan hanya merupakan tempat, namun merupakan program nasional."GANDU" sering dipakai singkatan : Gerakan Anti Nutrisi buruk dan Deteksi Ulang untuk mencegah stunting.
Menurut Agus Yoga, , Posyandu yang pertama kali melihat anak bermasalah, jauh sebelum dokter di RS memeriksa atau mengambil tindakan.
Peran Posyandu cegah stunting setidak ada lima Langkah utama yang dilakukan kader di Posyandu Gandu, seperti :
Tiap setiap bulan berat badan, ukur tinggi/panjang badan hingga lingkar kepala.
Kemudian berikan edukasi ke ibu hamil seperti makan protein, periksa 6x selama hamil, beri ASI eksklusif dari 0-6 bulan dan jangan diberi pisang atau bubur.
Tak luput juga beri edukasi Makanan Pendamping Air Susu kaya protein telur, ikan, ayam, daging serta lakukan pemberitaan makan tambahan dan vitamin seperti telur rebus, bubur kacang hijau, biskuit bergizi dan tablet tambah darah untuk remaja putri.
Dan jika anak terdeteksi gizi kurang atau stuntin langsung rujuk ke Puskesma Pembantu Pustu, karena akan segera mendapatkan pendampingan dokter dan ahli gizi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....