Labu Siam, Sayuran Sederhana dengan Manfaat Bagi Kehidupan Kita

  • 16 Sep 2026 11:46 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta- Labu siam atau Sechium edule merupakan tanaman sayuran yang cukup dikenal masyarakat Indonesia. Tanaman ini termasuk keluarga labu-labuan atau Cucurbitaceae dan memiliki bentuk buah khas berwarna hijau dengan tekstur yang renyah. Selain mudah ditemukan di pasar, labu siam juga dapat diolah menjadi berbagai hidangan rumahan.

Tanaman labu siam pada dasarnya merupakan tanaman merambat yang dapat hidup selama beberapa tahun. Saat ini, labu siam telah banyak ditanam di berbagai wilayah tropis dan subtropis, termasuk Indonesia.

Labu siam dapat tumbuh baik di lingkungan yang hangat dan memiliki ketersediaan air yang cukup. Karena termasuk tanaman merambat, pertumbuhannya biasanya membutuhkan penyangga seperti para-para atau tanaman lain sebagai tempat menjalar. Kondisi tanah, iklim, umur tanaman, dan cara budidaya juga dapat memengaruhi kandungan gizi yang terdapat di dalam labu siam.

Dalam kehidupan sehari-hari, bagian buah merupakan bagian labu siam yang paling umum dikonsumsi. Seperti yang diungkapkan oleh Partini, salah satu petani labu siam. Labu siam biasanya diolah untuk masakan. “ Kalau disini labu siam atau Jipang biasanya diolah untuk masakan sepeti sayur bening, tumisan, lodeh, atau direbus sebagai lalapan”, ungkapnya.

Dari sisi gizi, labu siam memiliki kandungan kalori yang rendah dan mengandung air dalam jumlah tinggi. Labu siam juga menyediakan serat, vitamin C, kalium, kalsium, serta sejumlah senyawa bioaktif seperti polifenol dan karotenoid. Kandungan tersebut membuat labu siam dapat menjadi salah satu pilihan sayuran untuk melengkapi pola makan sehari-hari.

Kandungan serat dalam labu siam dapat membantu memenuhi kebutuhan serat dalam pola makan sehari-hari. Serat berperan penting dalam menjaga fungsi sistem pencernaan dan membantu membentuk pola makan yang lebih seimbang. Dengan kandungan kalorinya yang relatif rendah, labu siam juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memperbanyak konsumsi sayuran.

Selain kandungan gizinya, labu siam memiliki berbagai senyawa bioaktif yang sedang banyak diteliti manfaatnya. Sejumlah penelitian melaporkan potensi aktivitas antioksidan dan antiinflamasi dari senyawa yang terdapat pada tanaman tersebut, sementara penelitian terbaru juga menunjukkan potensi dalam membantu pengendalian kadar gula darah. Namun, manfaat tersebut tidak berarti labu siam dapat menggantikan obat atau terapi medis yang diberikan tenaga kesehatan.

Dengan habitat yang sesuai di wilayah tropis, labu siam menjadi salah satu tanaman yang relatif mudah dikembangkan dan dimanfaatkan masyarakat. Buahnya dapat menjadi bahan pangan, sementara bagian tanaman lainnya juga berpotensi dimanfaatkan untuk pangan maupun pengembangan produk berbasis bahan alam. Karena itu, labu siam bukan hanya sayuran sederhana di dapur, tetapi juga memiliki nilai gizi dan potensi pemanfaatan yang cukup luas dalam kehidupan sehari-hari. (Fara-Lpu)

Sumber

  • Vieira, E.F. dkk. (2019), “Chayote (Sechium edule): A review of nutritional composition, bioactivities and potential applications”, Food Chemistry.

  • Foods (2026), “Sechium edule: Phytochemistry, Biological Activities, Potential Health Effects, Food-Industry Applications, and Future Perspectives.”

  • Foods (2025), “Hypoglycemic Effects of Sechium edule (Chayote) in Older Adults: A Systematic Review and Meta-Analysis.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....