Tidur Sebaiknya Menggunakan Lampu atau Tidak? Ini Penjelasannya

  • 28 Agt 2026 03:52 WIB
  •  Surakarta
Poin Utama
  • Tidur dalam kondisi gelap secara umum lebih baik untuk kualitas istirahat dibanding tidur dengan lampu menyala.
  • Paparan cahaya pada malam hari mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh dan menghambat produksi melatonin, hormon pengatur siklus tidur.
  • Meskipun beberapa orang merasa lebih nyaman tidur dengan lampu menyala karena takut gelap, kebiasaan ini sebenarnya dapat merusak kualitas tidur jangka panjang.

RRI.CO.ID, Surakarta - Tidur menjadi salah satu kebutuhan penting bagi tubuh untuk memulihkan energi setelah beraktivitas seharian. Namun, masih banyak orang yang terbiasa tidur dengan lampu menyala karena merasa lebih nyaman atau takut berada dalam kondisi gelap. Lantas, sebenarnya mana yang lebih baik bagi kualitas tidur, menggunakan lampu atau mematikannya?

Mengutip Sleep Foundation, situs informasi kesehatan tidur asal Amerika Serikat, tidur dalam kondisi gelap pada umumnya lebih baik untuk kualitas istirahat. Paparan cahaya pada malam hari dapat mengganggu ritme sirkadian atau jam biologis tubuh serta menghambat produksi melatonin, hormon yang membantu tubuh merasa mengantuk dan mengatur siklus tidur.

Cahaya memiliki peran penting dalam memberi sinyal kepada tubuh kapan harus terjaga dan kapan waktunya beristirahat. Ketika lingkungan mulai gelap, tubuh secara alami mempersiapkan diri untuk tidur. Sebaliknya, cahaya yang terlalu terang saat malam hari dapat membuat otak tetap berada dalam kondisi lebih waspada.

Hal tersebut juga diperkuat oleh Cleveland Clinic, pusat kesehatan akademik asal Amerika Serikat, yang menjelaskan bahwa cahaya buatan di malam hari dapat memengaruhi ritme sirkadian dan menekan produksi melatonin. Bahkan, cahaya di kamar tetap dapat memengaruhi tidur meskipun seseorang memejamkan mata.

Meski demikian, tidur tanpa lampu bukan berarti harus dilakukan dalam kondisi gelap gulita bagi semua orang. Anak-anak yang takut gelap atau lansia yang membutuhkan penerangan saat bangun di malam hari tetap dapat menggunakan lampu tidur. Namun, sebaiknya lampu yang digunakan memiliki cahaya redup dan berwarna hangat agar tidak terlalu mengganggu waktu istirahat.

Selain lampu kamar, sumber cahaya lain yang perlu diperhatikan adalah ponsel, televisi, dan perangkat elektronik. Cahaya dari layar, terutama cahaya biru, dapat membuat seseorang lebih sulit mengantuk apabila digunakan terlalu dekat dengan waktu tidur. Karena itu, mengurangi penggunaan perangkat elektronik sebelum tidur dapat menjadi salah satu cara untuk menciptakan kualitas istirahat yang lebih baik.

Dengan demikian, tidur dalam kondisi gelap atau seminimal mungkin terkena cahaya menjadi pilihan yang lebih baik bagi sebagian besar orang. Mematikan lampu utama, menggunakan tirai, atau memakai masker mata dapat menjadi solusi untuk menciptakan suasana kamar yang mendukung tidur. Namun, kenyamanan dan keamanan tetap perlu menjadi pertimbangan agar waktu istirahat dapat berlangsung dengan nyenyak dan berkualitas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....