“Krek Krek” Dulu, Bahaya kemudian?

  • 27 Agt 2026 19:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Banyak orang memiliki kebiasaan membunyikan jari atau knuckle cracking hingga terdengar suara “krek”. Kebiasaan tersebut kerap dianggap dapat menyebabkan radang sendi atau membuat buku jari membesar, meski anggapan itu tidak didukung bukti ilmiah yang kuat.

Menurut BBC, membunyikan jari sering dilakukan secara spontan ketika seseorang merasa tangannya kaku atau sekadar ingin mendengar bunyi dari persendian. Sejumlah penelitian menunjukkan, orang yang sering membunyikan jari tidak memiliki risiko radang sendi lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak melakukannya.

Harvard Health Publishing menjelaskan, bunyi “krek” terjadi akibat perubahan tekanan di dalam persendian yang memengaruhi cairan sendi. Perubahan tersebut berkaitan dengan gelembung gas yang terbentuk dan berubah di dalam cairan persendian sehingga menghasilkan bunyi khas ketika jari ditarik atau ditekuk.

Bunyi tersebut tidak menunjukkan bahwa tulang saling bergesekan atau mengalami kerusakan. Hingga kini, belum ada bukti kuat yang membuktikan kebiasaan membunyikan jari secara langsung menyebabkan radang sendi atau osteoarthritis.

Salah satu pengamatan yang kerap dikutip dilakukan oleh seorang dokter yang selama bertahun-tahun membunyikan jari pada salah satu tangannya. Setelah dibandingkan, tidak ditemukan perbedaan signifikan terkait radang sendi antara tangan yang sering dibunyikan dan tangan yang tidak memiliki kebiasaan tersebut.

Temuan serupa juga diperoleh dalam penelitian dengan jumlah peserta yang lebih besar. Hasil penelitian tersebut memperkuat kesimpulan bahwa membunyikan jari bukan merupakan penyebab utama terjadinya radang sendi.

Meski demikian, membunyikan jari tetap tidak dianjurkan dilakukan dengan tenaga berlebihan atau gerakan yang terlalu kuat. Tekanan yang berlebihan berpotensi meningkatkan risiko cedera pada jaringan di sekitar persendian, terutama jika dilakukan dengan cara yang tidak tepat.

Harvard Health Publishing juga mencatat adanya laporan cedera pada tendon dan masalah persendian akibat gerakan yang dilakukan terlalu kuat, meski kasus tersebut tergolong jarang. Karena itu, kebiasaan membunyikan jari umumnya tidak perlu dikhawatirkan selama tidak menimbulkan rasa sakit, pembengkakan, atau perubahan bentuk pada jari. (Benedictus Igor)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....