Mengenal Khasiat Black Garlic bagi Kesehatan Tubuh Secara Alami

  • 19 Jul 2026 06:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta- Black garlic merupakan bawang putih yang mengalami proses pemanasan terkendali hingga berubah berwarna hitam dengan rasa lebih manis. Proses tersebut meningkatkan kandungan senyawa bioaktif seperti S-allyl cysteine yang dikenal memiliki aktivitas antioksidan tinggi bagi kesehatan tubuh.

Berbagai penelitian menunjukkan black garlic memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan bawang putih segar sehingga membantu melawan radikal bebas. Radikal bebas berlebihan dapat memicu kerusakan sel tubuh sehingga meningkatkan risiko berbagai penyakit degeneratif pada manusia modern.

Selain sebagai antioksidan, black garlic juga memiliki sifat antiinflamasi serta antibakteri yang berpotensi mendukung sistem kekebalan tubuh manusia. Penelitian farmasi Indonesia melaporkan proses pemanasan optimal mampu meningkatkan kandungan senyawa aktif sekaligus memperkuat aktivitas antibakteri secara signifikan.

Black garlic juga diketahui mengandung berbagai senyawa fenolik yang membantu menjaga kesehatan pembuluh darah serta metabolisme tubuh manusia. Meski demikian, manfaat tersebut tetap memerlukan pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, serta gaya hidup sehat setiap hari.

Penelitian mengenai aktivitas antioksidan black garlic menggunakan metode DPPH menunjukkan kemampuan menangkal radikal bebas tergolong sangat baik dibandingkan bawang putih biasa. Hasil tersebut memperlihatkan fermentasi menghasilkan perubahan senyawa bioaktif yang memberikan manfaat kesehatan lebih besar bagi tubuh manusia.

Masyarakat dapat mengonsumsi black garlic sebagai pelengkap pola makan sehat tanpa menjadikannya pengganti obat ataupun terapi medis utama. Konsumsi secukupnya disertai konsultasi tenaga kesehatan dianjurkan terutama bagi penderita penyakit kronis atau pengguna obat tertentu secara rutin.

Mengenal khasiat black garlic memberikan wawasan bahwa pangan tradisional dapat berkembang menjadi pangan fungsional bernilai kesehatan melalui inovasi sederhana. Pemanfaatannya secara bijaksana diharapkan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan tetap berpedoman pada bukti ilmiah terpercaya serta berkelanjutan.(Aris)

Referensi:

1. Nurulloh, T. N. D., dkk. Pengaruh Lama Pemanasan Terhadap Kandungan Zat Aktif dan Antibakteri pada Black Garlic. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, Universitas Padjadjaran.

2. Romsiah, Putri, P. E., & Erjon. Perbandingan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bawang Putih, Bawang Putih Tunggal dan Black Garlic dengan Metode DPPH. Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, STIFI Bhakti Pertiwi Palembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....